Ekonomi Info Kampus
Beranda ยป Berita ยป Pacu Potensi Ekonomi Masyarakat Sukabumi, UI Kembangkan Kopi Biji Hanjeli Bernutrisi Bebas Kafeein dan Gluten

Pacu Potensi Ekonomi Masyarakat Sukabumi, UI Kembangkan Kopi Biji Hanjeli Bernutrisi Bebas Kafeein dan Gluten

Biji hanjeli menjadi minuman dengan cita rasa kopi alami yang bernutrisi, bebas kafein, dan bebas gluten. (Foto: Dok Humas UI)

RUZKA INDONESIA — Universitas Indonesia (UI) terus berkomitmen mengakselerasi potensi ekonomi masyarakat Indonesia.

Dilatarbelakangi oleh masih rendahnya nilai tambah komoditas hanjeli (Coix lacrymajobi L.), tim pengabdian masyarakat (pengmas) Fakultas Farmasi (FFUI) menggandeng komunitas petani, UMKM, dan masyarakat Desa Wisata Hanjeli di Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan biji hanjeli menjadi minuman dengan cita rasa kopi alami yang bernutrisi, bebas kafein, dan bebas gluten.

Program kolaboratif peningkatan nilai tambah komoditas ini diselenggarakan dengan pendekatan living lab yang dipimpin oleh Guru Besar FFUI, Prof. Dr. apt. Berna Elya, M.Si. selaku Ketua Tim dan Pengusul.

Program ini diharapkan mampu mengangkat biji hanjeli sebagai produk pangan dengan nilai ekonomi lebih tinggi serta potensial menjadi produk unggulan daerah.

Prof. Berna yang memimpin program pengmas bertajuk โ€œBestari Saintekโ€ ini menuturkan bahwa pengembangan komoditas biji hanjeli merupakan wujud realisasi hasil penelitian di laboratorium agar dapat dimanfaatkan secara riil oleh masyarakat.

Perkuat Peran Strategis Praktisi Industrial Relations, UI dan IR School Hadirkan Program MIRP

โ€œHanjeli atau jali merupakan tanaman lokal yang potensinya sangat besar untuk diolah menjadi produk pangan sehat. Lewat pelaksanaan pengmas ini, kami ingin membawa hasil riset di laboratorium secara langsung ke masyarakat dengan mengolah biji hanjeli menjadi minuman bercita rasa kopi yang alami, bergizi, serta aman bagi mereka yang memiliki intoleransi terhadap kafein atau gluten,โ€ jelas Prof. Berna dalam keterangan yang diterima, Sabtu (19/09/2026).

Dilakukan Secara Bertahap

Proses pengembangan minuman dari olahan biji hanjeli dilakukan secara bertahap, mulai dari karakterisasi biji, eksperimen teknik pemanggangan dan penggilingan, formulasi prototipe, hingga memastikan mutunya aman dikonsumsi serta bebas gluten maupun kafein.

Setelah produk dasar terbentuk, tim FFUI melanjutkan dengan pelatihan pascapanen bagi petani dan UMKM, uji coba pemasaran di Desa Wisata Hanjeli, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar produksi lebih terstandar.

Pendampingan juga mencakup model bisnis dan strategi branding sehingga produk siap dipasarkan sebagai minuman bernilai tambah yang tinggi.

Prof. Berna menambahkan, โ€œTidak sekadar meracik produk, tim kami juga melatih kemandirian petani dan UMKM dalam pengolahan biji hanjeli dengan menggunakan teknologi yang mudah dipelajari. Harapannya, inovasi ini meningkatkan pendapatan warga sekaligus menjadikan kopi biji hanjeli sebagai produk oleh-oleh kebanggaan Sukabumi.โ€

Tiga Mahasiswa UI Raih Juara I dan Best Paper di IDP Innovation Competition 2026

Dukungan terhadap program ini turut datang dari masyarakat setempat. Ketua Desa Wisata Hanjeli, Asep Hidayat Mustopa atau yang akrab disapa Abah Asep, menyampaikan, โ€œDesa Wisata Hanjeli merupakan destinasi eduwisata berbasis kearifan lokal yang mengangkat tanaman hanjeli yang merupakan tanaman pangan lokal kaya nutrisi warisan leluhur sebagai ikon utama.โ€

โ€œPendampingan masyarakat dan inovasi teknologi yang diimplementasikan oleh tim FFUI mampu membawa kopi biji hanjeli naik kelas menjadi produk yang berdaya saing tinggi. Ini bukan sekadar produk baru, tapi juga menjadi atraksi eduwisata baru yang diharapkan mampu menggaet lebih banyak wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,โ€ pungkas Abah Asep.

Hadir Nyata di Masyarakat

Selain Prof. Berna sebagai Ketua Tim, program pengabdian masyarakat ini turut melibatkan jajaran sivitas akademika FFUI yang terdiri atas apt. Roshamur Cahyan Forestrania, M.Sc., Ph.D., Suci Aisyah Kurnia, S.Si., dan Ratri Syafira Putri, S.Psi. sebagai Anggota Tim Periset; serta mahasiswa yang terdiri dari Gandha Sila Honorius, S.Farm., apt. Anhar Muflih, S.Farm., dan apt. Arifah Putri Yanti, S.Farm., M.Farm.

Melalui program pengabdian masyarakat ini, UI mengokohkan posisinya sebagai perguruan tinggi riset unggulan yang tidak hanya menghasilkan inovasi di laboratorium, tetapi juga menghadirkannya secara nyata bagi masyarakat.

Inisiatif pengembangan hanjeli bercita rasa kopi yang bernutrisi, bebas kafein, dan bebas gluten ini tidak sekadar meningkatkan potensi ekonomi lokal Sukabumi, tapi juga sejalan dengan komitmen UI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production). (***)

Lewat Electrifying Agriculture, Tekan Biaya Listrik dan Jaga Panen Petani Bekasi

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom