Info Kampus Nasional
Beranda ยป Berita ยป UI Hadirkan LIPI, Solusi Berkelanjutan untuk Kesehatan Mental. Korban Musibah Kapal Tenggelam

UI Hadirkan LIPI, Solusi Berkelanjutan untuk Kesehatan Mental. Korban Musibah Kapal Tenggelam

Prof. Herni Susanti, S.Kp., M.N., Ph.D. (Foto: Dok Humas UI)

RUZKA INDONESIA — Profesor Universitas Indonesia (UI) yang juga Ketua Klaster Mental Health and Psychiatric Nursing dari Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK UI), Prof. Herni Susanti, S.Kp., M.N., Ph.D., menghadirkan solusi berkelanjutan bagi kesehatan mental korban musibah kapal tenggelam dan keluarga yang ditinggalkan.

Prof. Santi memperkenalkan pendekatan Low Intensity Psychological Intervention (LIPI) sebagai strategi pemulihan psikososial berbasis komunitas.

Kajian Prof. Santi berangkat dari latar belakang di mana musibah kapal tenggelam sering kali menimbulkan luka psikologis mendalam bagi penyintas maupun keluarga yang kehilangan anggota tercinta.

Pada fase awal, pertolongan pertama psikologis (psychological first aid) menjadi prioritas untuk menenangkan, memastikan keselamatan, dan membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar.

Namun, setelah beberapa waktu berlalu, banyak korban mulai mengalami gejala menetap seperti sulit tidur, cemas berlebih, kesedihan berkepanjangan, hingga mengalami kendala beraktivitas normal seperti sedia kala.

PVN Batch IV Ditutup: 416 Lulusan Malut Siap Kerja dan Wirausaha

Oleh karenanya, LIPI dihadirkan sebagai intervensi yang dirancang untuk membantu individu dengan gejala depresi dan kecemasan tingkat ringan hingga sedang tanpa menuntut sesi terapi intensif maupun akses langsung ke tenaga spesialis.

Pendekatan ini memanfaatkan sesi terstruktur yang mencakup psikoedukasi, latihan coping strategies, dan aktivasi perilaku positif sehari-hari.

Intervensi ini dapat diberikan oleh tenaga kesehatan terlatih di komunitas, seperti kader atau perawat puskesmas, sehingga dapat dijangkau dengan mudah oleh masyarakat.

Prof. Santi menegaskan bahwa LIPI bukan ditujukan untuk fase akut, melainkan efektif digunakan ketika gejala psikologis mulai menetap.

โ€œIntervensi ini menyasar pada pemulihan jangka menengah, ketika korban maupun keluarga mulai merasakan dampak psikologis yang berlarut. LIPI memungkinkan dukungan berkelanjutan yang bisa dilakukan di tingkat komunitas, sehingga akses pemulihan lebih luas dan tidak bergantung pada tenaga spesialis. Dengan cara ini, pemulihan mental menjadi lebih inklusif menyesuaikan kebutuhan masyarakat,โ€ jelasnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (18/09/2026).

UI Dorong Hilirisasi Produk Bioprospeksi di Papu Barat Melalui Ekspedisi Patriot 2026

Program LIPI bukanlah pendekatan sembarangan, melainkan hasil pengembangan riset selama empat tahun kolaborasi antara UI, University of Manchester (Inggris), serta berbagai pemangku kepentingan lokal.

Uji coba di 12 situs di Pulau Jawa pada tahun 2025 berhasil melibatkan lebih dari 1.500 pasien dengan tingkat partisipasi yang sangat tinggi, menunjukkan efektivitas sekaligus penerimaan masyarakat terhadap intervensi ini.

Bagi keluarga korban yang masih menghadapi ketidakpastian atas anggota keluarga yang hilang, LIPI dapat diadaptasi menjadi program dukungan kelompok (group support) untuk mengelola rasa cemas, ketidakpastian, dan kesedihan mendalam.

Dengan pendekatan ini, LIPI terbukti bukan sekadar intervensi psikologis biasa, melainkan bagian dari strategi kesehatan mental berbasis komunitas yang berkelanjutan, peka budaya, dan berdampak nyata.

Hadirnya metode intervensi LIPI ini memperkuat peran UI sebagai kampus terbaik di tanah air yang peduli dan mengayomi isu kemanusiaan dan kesehatan mental dengan menghadirkan solusi berkelanjutan yang relevan dan aplikatif di masyarakat. (***)

Mengawal Tenggat 30 Hari Pasca-RDP Komisi II: Akankah Blokade Lahan Legok Segera Dicabut?

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom