RUZKA INDONESIA โ PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melihat rencana pemanfaatan Gedung Graha Merah Putih (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai peluang optimalisasi aset sekaligus membuka potensi bisnis baru.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan rencana penyewaan GMP oleh BGN merupakan bagian dari optimalisasi aset properti Telkom Group melalui skema bisnis yang wajar dan proporsional secara business-to-business (B2B), dengan tetap mengacu pada ketentuan dan tata kelola yang berlaku.
โBagi Telkom Group, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki,โ kata Dian dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Menurut Dian, optimalisasi GMP sejalan dengan penataan dan klasterisasi ruang kerja di lingkungan TelkomGroup. Saat ini sejumlah unit bisnis masih tersebar di berbagai lokasi di Jakarta.
โSaat ini, sejumlah unit masih tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit,โ jelasnya.
Penataan diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis agar koordinasi dan kolaborasi lebih cepat dan efektif.
โDengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas,โ ujarnya.
Transisi Bertahap dan Tetap Jaga Operasional
Penempatan ruang kerja dan transisi BGN ke GMP akan dilakukan secara bertahap setelah proses negosiasi rampung. Telkom memastikan proses tersebut tidak mengganggu operasional dan layanan.
โBerdasarkan hasil survei dan diskusi bersama Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar,โ lanjutnya.
Telkom menyatakan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan karyawan tetap menjadi perhatian dengan mengacu pada prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Di tengah optimalisasi aset, Telkom juga tetap menjalankan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) melalui adopsi otomasi, kecerdasan buatan (AI), serta sistem monitoring generasi terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar