Bisnis
Beranda ยป Berita ยป Kasus Bolosego di Jogja, ABDSI Dorong Penguatan Perlindungan dan Kepastian Berusaha bagi UMKM

Kasus Bolosego di Jogja, ABDSI Dorong Penguatan Perlindungan dan Kepastian Berusaha bagi UMKM

Truck Pedas Bolosego sedang parkir di salah satu kawasan di Yogyakarta. Keberadaan usaha makanan ini sempat terkendala dengan adanya pungutan liar. (Foto: Dok Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA โ€” Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) mendorong penguatan perlindungan dan kepastian berusaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyusul peristiwa yang dialami usaha kuliner Bolosego saat membuka food truck di kawasan Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, pada 16 September 2026.

Bolosego disebut telah mengantongi izin untuk berusaha di kawasan tersebut. Namun, usaha itu menghentikan kegiatan setelah satu hari beroperasi karena mengaku menghadapi sejumlah permintaan pembayaran di lapangan.

ABDSI mengapresiasi langkah berbagai pihak dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. Propam Polresta Yogyakarta telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan satu personel sebagai terduga pelanggar, sementara pihak kepolisian juga memeriksa pihak lain yang berkaitan dengan pengelolaan parkir. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga telah memberikan klarifikasi terkait pungutan yang disebut berada di luar proses perizinan.

Ketua Umum DPN ABDSI Bahrul Ulum Ilham mengatakan kasus Bolosego perlu dilihat lebih luas daripada persoalan antara satu pelaku usaha dan pihak tertentu di lapangan.

โ€œUMKM membutuhkan kepastian, bukan sekadar legalitas. Pelaku usaha yang sudah berizin berhak mengetahui biaya apa yang resmi, siapa yang berwenang menariknya, kepada siapa pembayaran dilakukan, serta ke mana harus mengadu apabila menghadapi persoalan di lapangan,โ€ kata Bahrul.

Hino Dukung Pemulihan Gempa NTT melalui Program Tenda Ramah Anak

Menurut dia, kasus tersebut menunjukkan bahwa di sejumlah ruang publik dan kawasan wisata, izin usaha belum selalu identik dengan kepastian berusaha.

โ€œKetika kewenangan tersebar dan informasi tidak terintegrasi, ruang abu-abu dapat muncul. Di situlah potensi biaya yang tidak jelas, pungutan tidak resmi, maupun konflik antara pelaku usaha dan pengelola kawasan dapat terjadi,โ€ ujarnya.

ABDSI mendorong setidaknya tiga langkah pembenahan. Pertama, izin penggunaan ruang publik harus disertai informasi yang utuh dan transparan. Pelaku usaha perlu memperoleh informasi mengenai lokasi yang dapat digunakan, periode penggunaan, tarif resmi, pihak yang berwenang menerima pembayaran, serta bukti pembayaran yang sah.

Kedua, mekanisme pengaduan UMKM perlu diperkuat. Pelaku usaha harus memiliki saluran pengaduan yang mudah diakses dan dapat memberikan respons cepat sehingga persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme resmi tanpa harus terlebih dahulu menjadi viral di media sosial.

Ketiga, pembenahan harus menyentuh sistem, bukan hanya individu.

Top 10 TBCCI 2026, PLN Icon Plus Raih 11 Mendali

ABDSI juga mendorong Kementerian UMKM untuk memperkuat pedoman nasional mengenai pemanfaatan ruang publik bagi UMKM, termasuk standar transparansi biaya, pembagian kewenangan, mekanisme pembayaran, dan saluran pengaduan.

โ€œPelaku UMKM tidak boleh dibiarkan menghadapi persoalan tata kelola sendirian. Pendamping UMKM harus mampu membantu mereka memahami bukan hanya legalitas usaha, pemasaran, pembiayaan, dan digitalisasi, tetapi juga lingkungan usaha tempat mereka beroperasi,โ€ kata Bahrul.

โ€œUMKM yang naik kelas membutuhkan ekosistem yang juga naik kelas. Kepastian berusaha adalah fondasi kepercayaan, dan kepercayaan adalah fondasi tumbuhnya ekonomi rakyat,โ€ kata Bahrul. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom