RUZKA INDONESIA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok terus berupaya memperkuat pencegahan dan deteksi dini kanker sebagai bagian dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Adapun langkah tersebut diperkuat melalui kolaborasi bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Depok dalam gelaran Talkshow Kemitraan Bidang Kesehatan bertema โBersama Melawan Kanker: Kolaborasi untuk Harapan, Kepedulian, dan Kualitas Hidup,โ secara hybrid di Aula Gedung Dibaleka Balai Kota Depok, Senin (31/08/2026).
Dalam pencegahan dan deteksi dini meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian masyarakat terhadap kanker, khususnya kanker payudara dan kanker serviks.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam upaya pencegahan serta pengendalian kanker.
โKami ingin masyarakat semakin memahami faktor risiko, tanda dan gejala kanker, pentingnya deteksi dini, serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia,โ ungkap Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori.
Dia menjelaskan, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan dan pengendalian kanker.
Tidak Menunggu Gejala
Masyarakat diimbau tidak menunggu munculnya gejala untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi melakukan pemeriksaan secara berkala sebagai upaya menjaga kesehatan sejak dini.
Beberapa layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat antara lain Cek Kesehatan Gratis (CKG), Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS), Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), hingga pemeriksaan HPV DN
โPemeriksaan kesehatan bukan dilakukan ketika sudah muncul gejala, tapi jauh sebelum muncul gejala sebagai upaya penjagaan kesehatan sejak dini,โ jelas Devi.
Menurut Devi, upaya pencegahan dan deteksi dini juga perlu diiringi dengan perhatian terhadap pasien kanker dan keluarganya.
Dukungan tidak hanya diberikan dalam aspek pengobatan, tetapi juga mencakup dukungan psikologis, pendampingan selama proses pengobatan, serta dukungan sosial.
Devi mengungkapkan, kolaborasi yang telah terbangun antara Dinkes dan YKI, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi, komunitas kanker, dunia usaha, lembaga sosial, serta masyarakat perlu terus diperkuat.
Sinergi tersebut penting untuk memperluas edukasi, meningkatkan cakupan deteksi dini, memperkuat pelayanan, hingga memastikan pasien dan keluarga mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan.
โSemoga momen ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pencegahan, deteksi dini, pelayanan kanker, dan dukungan kepada pasien serta keluarga. Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap semakin banyak masyarakat yang terlindungi dan kanker dapat ditemukan serta ditangani sedini mungkin,โ pungkas Devi. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


