Mancanegara
Beranda ยป Berita ยป PM Australia Dikecam Gegara Sebut Takaichi ‘Buah Melon yang Indah’

PM Australia Dikecam Gegara Sebut Takaichi ‘Buah Melon yang Indah’

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: AAP/Lukas Coch)
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: AAP/Lukas Coch)

Dalam video tersebut, Albanese mengatakan Takaichi telah membawa “beberapa buah melon” sambil membuat gestur kedua tangannya di dada.

RUZKA INDONESIA–Percakapan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dengan pembawa acara siniar soal buah melon yang diberikan PM Jepang Sanae Takaichi memicu kontroversi dan kecaman.

Komentar Albanese dalam siniar yang dipublikasikan itu dinilai tidak sopan dan mengandung sindiran seksual.

Dalam video tersebut, Albanese mengatakan Takaichi telah membawa “beberapa buah melon” sambil membuat gestur kedua tangannya di dada.

Sebagai balasannya, pembawa acara siniar itu berseloroh bahwa Takaichi datang dengan penampilan seperti Pamela Anderson, merujuk pada aktris serial Baywatch.

Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, 21 Orang Tewas dan 32 Bangunan Roboh

“Dia membawa dua (melon) dan keduanya indah,” kata Albanese menanggapi pembawa acara itu.

Surat kabar The Australian melaporkan komentar Albanese itu secara luas ditafsirkan sebagai referensi terhadap bagian tubuh Takaichi. Para anggota parlemen dari pihak oposisi pun telah mendesak Albanese untuk secara resmi meminta maaf kepada Takaichi.

Seorang anggota parlemen Australia dari partai oposisi telah menanyai Albanese pada Selasa (11/8/2026), terkait apakah perdana menteri itu akan meminta maaf atas komentar kasar dan tidak beretika tentang perempuan.

“Saya menolak tuduhan yang tercantum dalam pertanyaan tersebut,” kata Albanese.

Sementara itu, kantor berita milik Pemerintah Australia, ABC, Rabu (12/8), melaporkan bahwa Duta Besar Jepang untuk Australia Kazuhiro Suzuki mengatakan Pemerintah Jepang menyadari adanya pemberitaan media mengenai isi siniar tersebut.

Mendag: Jangan Bangun Tembok Tinggi, BRICS Harus Temukan Cara Baru Berkolaborasi

“Kami telah mendapat informasi dari pihak Australia bahwa PM Albanese tidak menyampaikan pernyataan tersebut sebagaimana yang dilaporkan,” kata Suzuki dalam sebuah pernyataan yang dikutip ABC.

Laporan itu mengatakan, jamuan makan malam yang digelar Albanese selama kunjungan Takaichi ke Australia pada Mei lalu berlangsung dalam suasana sangat santai.

Jepang pun meyakini hal itu membantu membangun hubungan kepercayaan pribadi antara kedua pemimpin tersebut.

Di Jepang sendiri, buah melon yang berkualitas tinggi memang sering digunakan sebagai simbol hadiah mewah.(*/Kyodo)

Editor: Amiruddin

Siswa di Thailand Tembaki Sekolahnya, Tujuh Orang Tewas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom