RUZKA INDONESIA โ Menteri Pertanian Amran Sulaiman turun langsung ke sawah di Karawang, Jawa Barat untuk memastikan petani tetap dapat menanam dan berproduksi di tengah musim kemarau.
Melalui program pompanisasi, pengairan sawah terus dioptimalkan agar lahan tetap produktif dan tidak terdampak kekeringan.
โPemerintah terus memastikan air dapat dimanfaatkan secara optimal, musim tanam tetap berjalan, dan produktivitas lahan meningkat. Dengan begitu petani tetap punya kesempatan meningkatkan produksi dan pendapatannya meski menghadapi musim kemarau,โ ujar Mentan Amran saat meninjau lokasi.
Target IP 300 dan Produktivitas 12 Ton/Ha
Dengan pompanisasi, Indeks Pertanaman (IP) yang sebelumnya 2 kali tanam ditargetkan meningkat menjadi 3 kali tanam atau IP 300 dalam setahun.
Upaya ini juga sejalan dengan dorongan peningkatan produktivitas. Di lokasi yang dikunjungi, produktivitas padi saat ini sekitar 7 ton per hektare. Dengan penerapan metode budidaya yang lebih baik, angka tersebut masih berpeluang ditingkatkan hingga 11โ12 ton per hektare.
100 Ribu Pompa Hasilkan 2,8 Juta Ton Gabah
Sebelumnya, pemasangan sekitar 100 ribu pompa di wilayah Jawa telah terbukti mendorong tambahan produksi sekitar 2,8 juta ton gabah.
Program ini menjadi salah satu strategi Kementan untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air.
Mentan Amran menegaskan, pompanisasi akan terus diperluas ke sentra-sentra produksi lain agar petani dapat bertanam sepanjang tahun tanpa terkendala air. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar