Ekonomi
Beranda » Berita » KKP Dorong Arwana Super Red RI Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak

KKP Dorong Arwana Super Red RI Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak

Ikan arwana. Ist

RUZKA INDONESIA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) genjot ekspor ikan hias lewat APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, Kalimantan Barat. Ajang ini jadi pintu buat Arwana Super Red asal Kalbar tembus pasar global.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP Sarmintohadi bilang, Arwana Super Red jadi komoditas unggulan Kalbar yang daya saingnya kuat. “Kami terus mendorong pengembangan sektor ikan hias, khususnya Arwana Super Red sebagai komoditas unggulan Kalimantan Barat yang memiliki daya saing global,” kata Sarmintohadi di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Kontes tahunan ini hadirkan 192 ekor Arwana Super Red terbaik dari 9 negara: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, China, Taiwan, dan Vietnam. Diselenggarakan APPS bareng Mayin International, ajang ini pertemukan komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah buat perkuat jejaring dagang ikan hias legal.

Habitat Asli Hanya di Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan tegaskan, Arwana merah paling indah cuma ada di Kapuas Hulu. “Ikan siluk (arwana) yang merah dan indah tidak ada di daerah lain kecuali di Kalimantan Barat, yaitu di Kapuas Hulu sebagai habitat asalnya. Kalau di luar Kalimantan Barat ada, tetapi tidak seindah yang di Kalimantan Barat,” ujar Ria.

Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP Koswara nambahin, warna merah cerah, bentuk tubuh elegan, dan sisik khas bikin Arwana Super Red diburu kolektor dunia. “Karakteristik itu menjadikan ikan ini memiliki daya tarik tinggi dan diminati oleh pecinta ikan hias dari berbagai negara,” ucapnya.

Bapanas Sebut Harga Pangan Tetap Terkendali Usai Idul Adha, Intervensi Pasar Diperkuat

Ekspor Ketat, Masuk Appendiks I CITES
Karena dilindungi penuh dan masuk Appendiks I CITES, ekspor Arwana Super Red wajib ikut aturan ketat. Perdagangannya diatur Permen KP Nomor 61 Tahun 2018 dan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021. “Pengawasan dilakukan ketat untuk memastikan kelestarian spesies,” tegas Koswara.

Sarmintohadi sebut pencapaian terbesar kontes bukan cuma kualitas ikan, tapi kolaborasi internasional pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha. “Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas promosi Arwana Indonesia di pasar global,” ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya tekankan, pengelolaan sektor ikan hias harus berkelanjutan dan naikin kesejahteraan masyarakat. Pengembangan Arwana diharapkan perkuat daya saing ekspor sekaligus jaga konservasi spesies dan habitat. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan






Kolom