RUZKA INDONESIA โ Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi year-on-year (y-on-y) Juli 2026 sebesar 2,88 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,73.
Angka ini menunjukkan tekanan harga masih terkendali dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara provinsi, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,47 persen dengan IHK 114,49. Sementara terendah terjadi di Provinsi Papua Selatan sebesar 1,46 persen dengan IHK 114,28.
Di tingkat kabupaten/kota, tertinggi tercatat di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,91 persen dengan IHK 120,00.
Sedangkan terendah di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 1,00 persen dengan IHK 114,30.
Deflasi M-to-M dan Inflasi Y-to-D
BPS juga mencatat deflasi month-to-month (m-to-m) pada Juli 2026 sebesar 0,14 persen.
Sementara inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar 1,65 persen.
Untuk komponen inti, inflasi y-on-y Juli 2026 tercatat 2,76 persen, dengan inflasi m-to-m 0,14 persen dan y-to-d 1,75 persen.
Data ini menjadi acuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat hingga akhir 2026. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com


Komentar