Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป BI Dorong Kerangka Kebijakan Terintegrasi Hadapi Fragmentasi Global dan Digital

BI Dorong Kerangka Kebijakan Terintegrasi Hadapi Fragmentasi Global dan Digital

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti. Foto: dok Ruzka Indonesia

RUZKA INDONESIA โ€“ Fragmentasi geoekonomi, transformasi digital, hingga meningkatnya risiko sistemik membuat pendekatan kebijakan sektoral tidak lagi memadai. Bank sentral kini dituntut mengintegrasikan kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, pasar keuangan, hingga koordinasi fiskal.

Pesan tersebut disampaikan Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, saat membuka Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-20 dan Call for Papers di Bali, Kamis (31/7). Tahun ini konferensi mengangkat tema โ€œCentral Banking at the Crossroads of Geoeconomic Fragmentation, Digital Transformation, and Systemic Risks”.

Destry menyampaikan riset bank sentral perlu diarahkan pada 4 agenda prioritas:

  1. Memperkuat pemahaman transmisi kebijakan moneter di tengah fragmentasi geoekonomi.
  2. Mendalami keuangan digital dan implikasi sistem pembayaran digital, AI, fintech, aset kripto, serta mata uang digital terhadap kebijakan bank sentral.
  3. Mengembangkan pengukuran risiko sistemik dan pengawasan makrofinansial untuk antisipasi risiko siber, perubahan iklim, likuiditas, hingga risiko lintas negara.
  4. Memperkuat kredibilitas kelembagaan dan komunikasi kebijakan sebagai fondasi menjaga kepercayaan publik.

โ€œBank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem riset yang berkualitas dan relevan bagi kebijakan guna mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policymaking) di tengah perubahan lanskap ekonomi dan keuangan global,โ€ tegas Destry.

Perlu Koordinasi Fiskal dan Moneter

OJK: Rekening Judol Wajib Ditutup, Pelaku Masuk Blacklist Tak Bisa Akses Bank

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menekankan ketidakpastian global yang kompleks menuntut penguatan koordinasi kebijakan. Dalam menghadapi trilema kebijakan antara stabilitas nilai tukar, mobilitas arus modal, dan independensi kebijakan moneter, kebijakan moneter tidak dapat bekerja sendiri.

โ€œKebijakan moneter perlu didukung oleh kebijakan fiskal, makroprudensial, serta pengelolaan likuiditas yang saling melengkapi. Koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi kunci untuk menjaga stabilitas makroekonomi,โ€ ujarnya.

Soroti Isu Digital dan Geoekonomi

Pada aspek fragmentasi geoekonomi, akademisi menyoroti meningkatnya guncangan global terhadap kebijakan moneter, perdagangan, dan investasi. Dibutuhkan scenario analysis dan kerja sama internasional.

Di bidang transformasi digital, diskusi mengulas perkembangan AI dan inovasi keuangan yang mengubah sistem pembayaran. Para pembicara juga membahas model uang digital seperti stablecoins, tokenized deposits, dan wholesale CBDC, serta pentingnya membangun ekosistem keuangan digital yang efisien, interoperable, dan resilient.

Kunjungan Wisman Juni 2026 Turun 2,15%, Wisnus & TPK Hotel Naik

Konferensi BMEB dihadiri peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, dan lembaga internasional. Call for Papers tahun ini menghimpun 354 naskah lengkap dari 34 negara. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom