RUZKA INDONESIA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) pada Mei 2026 sebesar 3,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,40. Data ini dirilis dalam Berita Resmi Statistik No. 52/06/Th. XXIX, 2 Juni 2026.
Tercatat, inflasi y-on-y tertinggi tingkat provinsi terjadi di Papua Barat 5,94 persen dengan IHK 112,93. Inflasi terendah di Lampung 1,94 persen dengan IHK 111,84.
Untuk tingkat kabupaten/kota, inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Aceh Tengah 6,09 persen dengan IHK 118,52. Sementara inflasi terendah ada di Kabupaten Minahasa Utara 0,66 persen dengan IHK 113,79.
Seluruh Kelompok Pengeluaran Naik
Inflasi y-on-y Mei 2026 dipicu kenaikan seluruh kelompok pengeluaran:
- Makanan, minuman, dan tembakau naik 4,94 persen, andil inflasi 1,43 persen. Komoditas pendorong: ikan segar, beras, daging ayam ras, minyak goreng, cabai rawit, SKM, cabai merah, bawang merah.
- Perawatan pribadi dan jasa lainnya naik paling tinggi 10,35 persen, andil 0,70 persen. Didorong emas perhiasan dengan andil 0,63 persen.
- Transportasi naik 2,30 persen, andil 0,28 persen. Dipicu tarif angkutan udara dan mobil.
- Penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 2,24 persen, andil 0,22 persen. Nasi dengan lauk jadi penyumbang utama.
- Kesehatan 1,70 persen, rekreasi, olahraga, budaya 1,30 persen, pendidikan 1,15 persen, perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga 1,00 persen, perlengkapan rumah tangga 0,98 persen, informasi, komunikasi, jasa keuangan 0,97 persen, pakaian dan alas kaki 0,84 persen.
Beberapa komoditas justru menahan inflasi y-on-y, antara lain bawang putih, kelapa, daging babi, kentang, sabun detergen bubuk, pengharum cucian, pembersih lantai, tarif jalan tol, dan uang sekolah SMA.
Inflasi Bulanan 0,28 Persen
Secara month-to-month (m-to-m), BPS mencatat inflasi Mei 2026 sebesar 0,28 persen. Sementara inflasi year-to-date (y-to-d) Januari–Mei 2026 tercatat 1,35 persen.
Komoditas pendorong inflasi m-to-m Mei 2026: cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, beras, SKM, sawi hijau, cabai rawit, bensin, tarif angkutan udara, nasi dengan lauk, bakso siap santap. Penahan inflasi m-to-m: daging ayam ras, telur ayam ras, ikan segar, bawang putih, kangkung, bayam, emas perhiasan.
Inflasi komponen inti y-on-y Mei 2026 tercatat 2,59 persen, dengan inflasi m-to-m 0,22 persen dan y-to-d 1,38 persen. ***




Komentar