RUZKA INDONESIA โ Penyedia indeks global MSCI Inc mengumumkan hasil MSCI Frontier Emerging Markets Index Annual Country Review 2026. MSCI kembali mempertahankan status pasar saham Indonesia sebagai negara berkembang (emerging market).
Hasil tinjauan tahunan itu disampaikan 12 Agustus 2026. Review dilakukan untuk mengevaluasi komposisi negara Emerging Markets dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index.
โTidak ada perubahan terhadap daftar negara Emerging Markets yang saat ini termasuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index sebagai hasil dari review ini,โ tulis MSCI dalam pengumumannya, Rabu (12/8/2026).
MSCI menjelaskan indeks tersebut dibentuk dengan menggabungkan seluruh indeks negara dalam MSCI Frontier Markets Index dan sejumlah indeks negara terpilih dalam MSCI Emerging Markets Index. Komposisi ditinjau setiap tahun.
10 Saham Indonesia Terdepak dari Indeks MSCI
Meski status negara tetap, dalam MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review, sebanyak 10 saham Indonesia terdepak. Terdiri dari 2 saham dari MSCI Global Standard Indexes dan 9 saham dari MSCI Global Small Cap Indexes. Ada 1 saham, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN), keluar dari indeks Standard dan masuk ke Small Cap.
Perinciannya:
MSCI Global Standard Indexes
- Dikeluarkan: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO)
- Ditambahkan: Tidak ada
MSCI Global Small Cap Indexes
- Ditambahkan: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN)
- Dikeluarkan:
- PT Bank Jago Tbk. (ARTO)
- PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA)
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA)
- PT MD Entertainment Tbk. (FILM)
- PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL)
- PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG)
- PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU)
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR)
- PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI)
Rebalancing Berlaku 1 September 2026
Secara global, MSCI menambahkan 55 efek dan menghapus 92 efek* dari MSCI ACWI Index. Pada MSCI Global Small Cap Indexes terdapat 203 penambahan.dan 261 penghapusan efek.
Seluruh perubahan konstituen akan berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Susunan indeks hasil rebalancing akan tercermin mulai perdagangan 1 September 2026. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com











Komentar