RUZKA INDONESIA — Sebanyak 167 pelajar SMPN 5 Tarogong Kidul Garut, Jawa Barat (Jabar) mendapat pembekalan bahaya perundungan atau bullying, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba hingga tertib berlalu lintas, Jumat (18/09/2026).
Edukasi dikemas dalam kegiatan bertajuk Sekolah Aman, Belajar Nyaman, berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di sekolah tersebut menghadirkan Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Garut sekaligus Daโi Kamtibmas Polri, Aiptu Umar Taufik.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan IPI Dr. Ade Suherman, Kepala SMPN 5 Tarogong Kidul Subhan, jajaran perangkat sekolah dan para guru, serta peserta PPG IPI Garut.
Aiptu Umar Taufik tidak hanya menyampaikan materi secara formal, pesan-pesan Kamtibmas dikemas secara interaktif melalui ice breaking dan senam otak, dilanjutkan dengan motivasi untuk membangun semangat belajar dan kepercayaan diri para siswa.
Pada kesempatan itu para siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, merendahkan, mengintimidasi maupun melakukan kekerasan terhadap teman dapat berdampak terhadap kehidupan korban dan mengganggu terciptanya suasana belajar yang sehat.
โSekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada siswa dan siswi yang merasa takut, tertekan atau dikucilkan karena perlakuan teman-temannya,โ pesan Aiptu Umar Taufik.
Pemahaman Kenakalan Remaja
Selain itu para pelajar diberi pemahaman mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Mereka diajak lebih selektif dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan serta berani mengatakan tidak terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Tak kalah penting, pada kesempatan itu materi tertib berlalu lintas turut disampaikan. Para pelajar diingatkan untuk memahami aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.
Suasana kegiatan semakin khidmat, saat para siswa mengikuti renungan dan muhasabah. Mereka diajak melakukan introspeksi diri, menghormati orang tua dan guru, menghargai teman serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Menciptakan Pergaulan yang Sehat
Melalui kegiatan tersebut, ujar Aiptu Umar Taufik, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami bahaya bullying, narkoba dan kenakalan remaja, tetapi juga memiliki karakter yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan mampu menciptakan pergaulan yang sehat.
โSinergi antara Polri, sekolah dan PPG IPI Garut ini menjadi bagian dari upaya bersama membangun lingkungan pendidikan yang kondusif, sehingga sekolah benar-benar menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar dengan aman, tumbuh dengan nyaman dan mengejar cita-cita tanpa rasa takut,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Ridwan
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar