RUZKA INDONESIA — Semarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) menggelar Kontes Ikan Cupang.
Sebanyak 1.310 ekor ikan cupang dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Depok.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Depok, M. Nur Hidayat, mengatakan pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada Ahad (26/04/226) sekitar pukul 13.00 WIB.
Menurutnya, Kontes Ikan Cupang ini menghadirkan juri profesional, termasuk dari Malaysia, guna memastikan kualitas penilaian.
โKita ada juri dari Malaysia untuk memastikan penilaian berjalan objektif dan sesuai standar,โ ungkap Nur.
Setiap pemenang di masing-masing kelas akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp50 juta.
“Kami juga berharap Wali Kota Depok, Supian Suri dapat hadir pada acara puncak sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan hias di Kota Depok,” harap Nur.
Ketua Panitia Kontes Ikan Cupang, Raka Adiputra, menjelaskan kontes kali ini menggunakan tiga standar penilaian, yaitu IBC (International Betta Contest), SNI sebagai standar nasional, serta kategori kolektor.
Dari total 1.310 ikan yang dilombakan, sebanyak 702 ekor masuk dalam kelas IBC, 359 ekor pada kelas SNI, dan 249 ekor di kelas kolektor.
Dalam pelaksanaan penjurian, panitia menghadirkan total 10 juri yang terdiri dari empat juri nasional, lima juri standar IBC, serta satu juri khusus kategori kolektor.
Penilaian dilakukan secara ketat dengan mengacu pada standar masing-masing kelas yang jumlahnya mencapai ratusan kategori.
โSecara umum, penilaian meliputi warna, anatomi tubuh, serta kondisi fisik ikan secara keseluruhan, termasuk mata, sirip, dan proporsi tubuh,โ jelasnya.
Ia menambahkan, kategori yang dilombakan sangat beragam, di antaranya kelas dark solid, light solid, metallic, light metallic, serta berbagai kelas lainnya yang ditentukan berdasarkan variasi warna dan karakteristik ikan cupang.
Rangkaian kegiatan kontes berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Jumat dengan proses fish in atau pemasukan ikan, dilanjutkan penjurian pada Sabtu, dan ditutup pada Minggu dengan pengumuman pemenang serta pengambilan ikan oleh peserta.
Kontes cupang tidak hanya soal hadiah, tetapi juga gengsi dan prestise di kalangan penghobi dan pembudidaya. Hal ini membuat ikan cupang tetap eksis dan terus berkembang hingga saat ini.
โKontes ini diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus mendorong peningkatan kualitas ikan hias, khususnya cupang, di Kota Depok dan Indonesia secara umum,โ pungkas Raka. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gma.com



















Komentar