Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป Jaga Inflasi, Tiga Poin Penting Depok Perkuat TPID

Jaga Inflasi, Tiga Poin Penting Depok Perkuat TPID

Pasar kebutuhan bahan pokok. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar peningkatan kapasitas (Capacity Building) bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Kota, Selasa (08/09/2026) lalu.

Adapun giat tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur.

Dalam kesempatan itu, Mangnguluang menyampaikan, inflasi bukan sekadar persoalan naik dan turunnya angka indeks harga.

Dibalik inflasi terdapat kondisi nyata yang dirasakan masyarakat, mulai dari harga pangan, biaya transportasi dan kebutuhan rumah tangga meningkat, hingga daya beli yang dapat tertekan.

โ€œKarena itu menjaga inflasi pada tingkat yang terkendali merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi perekonomian daerah,โ€ ujar Mangguluang dalam keterangan yang diterima, Kamis (10/09/2026).

PMA, Kunci Batam Menjadi Dubai Kecil di Sumatera

Memiliki Karakteristik Tersendiri

Menurut Mangguluang, bagi Kota Depok, tantangan pengendalian inflasi memiliki karakteristik tersendiri.

Sebagai kota berpenduduk cukup besar, mobilitas masyarakat tinggi, serta aktivitas ekonomi dan perdagangan yang terus berkembang menyebabkan kebutuhan terhadap barang dan jasa semakin meningkat.

Namun di sisi lain, sebagian kebutuhan pangan Kota Depok sangat bergantung pada pasokan daerah lain.

Kondisi ini menjadikan kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, serta perkembangan harga komoditas menjadi faktor yang perlu dipantau dan diantisipasi secara bersama-sama.

โ€œDisini keberadaan TPID sangat strategis, tidak hanya dituntut merespon ketika terjadi kenaikan harga tapi harus mampu membangun sistem pengendalian inflasi yang proaktif, berbasis data, mampu mengantisipasi risiko, dan didukung kolaborasi lintas sektor tentunya,โ€ jelasnya.

Ketua Dekranasda Depok Siti Barkah Hasanah: Cintailah Produk Lokal Depok

Hal-hal yang disampaikan Sekda Depok sangat relevan dengan tema capacity building kali ini yaitu penguatan kapasitas TPID dalam membangun ketahanan ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi berbasis data, antisipasi risiko, dan kolaborasi lintas sektor.

Tiga Pesan

Mangnguluang menjabarkan, ada tiga pesan penting yang terkandung dalam tema tersebut.

Pertama pengendalian inflasi harus berbasis data dimaksudkan agar TPID dalam mengambil kebijakan secara efektif harus didukung data yang akurat, terkini, dan dapat dipercaya.

Lalu TPID juga harus mampu mengantisipasi risiko karena tekanan inflasi yang dapat muncul dari berbagai sumber, baik lokal maupun faktor eksternal.

โ€œOleh karena itu, kita perlu membangun kemampuan early warning system yang lebih baik, TPID harus mampu mengidentifikasi komoditas yang berpotensi memberikan tekanan terhadap inflasi sebelum risikonya berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,โ€ tegasnya.

PLN Fasilitasi 26 UMKM Binaan di Plaza Timur GBK pada Ajang FIFA ASEAN Cup 2026

Lalu yang ketiga pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Karena tidak mungkin persoalan inflasi diselesaikan oleh satu perangkat daerah saja, tapi perlu keterlibatan pihak lain.

Mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, instansi vertikal, pelaku usaha, distributor, produsen, petani, pengelola pasar, hingga masyarakat.

โ€œKarena itu, koordinasi TPID harus kita maknai bukan sekadar forum pertemuan tapi wadah menghasilkan aksi bersama. Setiap pihak harus paham perannya, memiliki data dan informasi yang sama, serta mampu bergerak secara terpadu ketika adanya potensi tekanan inflasi,โ€ paparnya.

Punyai Pola Pikir

Ia mendorong anggota TPID untuk mempunyai pola pikir bahwa pengendalian inflasi merupakan bagi dari pembangunan ketahanan ekonomi daerah.

Bukan hanya tentang menghadapi kenaikan harga, tapi bagaimana membangun fondasi ekonomi lebih kuat untuk menghadapi gejolak di masa mendatang.

โ€œSaya berharap capacity building ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta, lebih dari itu kegiatan ini harus menghasilkan gagasan, strategi, inovasi, dan rencana aksi yang dapat diimplementasikan,โ€ pungkas Mangnguluang. (***).

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom