Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 melanda lepas pantai Kumamoto, memicu peringatan tsunami untuk teluk Ariake dan Yatsushiro.
RUZKA INDONESIA–Gempa bumi kuat mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang. Menurut pihak berwenang setempat, jumlah korban tewas bertambah menjadi 38 orang, dan ribuan warga masih bertahan di tempat-tempat pengungsian, Minggu (2/8/2026).
Sebanyak 210 pusat evakuasi telah dibuka di Prefektur Kumamoto, dan kini menampung lebih dari 9.200 orang.
Selain itu, pasokan listrik masih terputus di 1.590 rumah tangga, 46.800 rumah tangga tidak memiliki air, dan 8.700 rumah tangga tidak memiliki gas. Menurut informasi terbaru, 3.400 rumah mengalami kerusakan dan 181 rumah hancur total.
Sebelumnya, pada 28 Juli, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 melanda lepas pantai Kumamoto, memicu peringatan tsunami untuk teluk Ariake dan Yatsushiro. Sekitar satu jam kemudian, gempa susulan berkekuatan M 6,1 kembali mengguncang wilayah tersebut.
Kebakaran, bangunan roboh, serta kerusakan jalan dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi.
Pusat perbelanjaan di dekat Kota Kumamoto sebagian roboh setelah terkena ledakan. Lebih dari 5.000 personel Pasukan Bela Diri telah dikerahkan ke daerah bencana.(*/Sputnik)
Editor: Amiruddin


Komentar