Nasional
Beranda ยป Berita ยป DPRD Majalengka Temukan Sejumlah Catatan dalam Proyek Jalan dan TPT

DPRD Majalengka Temukan Sejumlah Catatan dalam Proyek Jalan dan TPT

Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahuddin ditemui awak media usai sidak. (Foto: Dok Hudri Harisman)

RUZKA INDONESIA — Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka menemukan sejumlah catatan dalam inspeksi mendadak terhadap proyek infrastruktur daerah, Rabu (02/09/2026).

Adapun kualitas pekerjaan jalan dan tembok penahan tanah (TPT) menjadi sorotan.

Sidak dipimpin Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahuddin, SM., SH. Mereka meninjau sejumlah titik pekerjaan yang meliputi jalan rigid beton, pengaspalan, dan pembangunan TPT.

Dari hasil peninjauan, sejumlah pekerjaan dinilai belum memenuhi harapan. Iing mengatakan kondisi tersebut cukup memprihatinkan mengingat proyek-proyek itu dibiayai menggunakan anggaran pemerintah.

โ€œCukup prihatin. Seharusnya pekerjaan tahun 2026 ini kita ingin tanpa terkecuali bagus,โ€ kata Iing saat meninjau pekerjaan di lapangan.

Rumput Alun-Alun Majalengka Kembali Hijau, Setelah Sempat Bikin Bupati Geleng-Geleng Kepala

Menurut dia, kualitas menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur. Jalan yang dibangun dengan uang negara, kata dia, semestinya memiliki mutu yang layak dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Iing menyoroti pekerjaan aspal dan rigid beton yang menurut pengamatan Komisi III belum terlihat seperti hasil pekerjaan jalan pemerintah yang berkualitas.

โ€œKita lihat dari sisi kualitasnya. Pertama dari aspal pekerjaan rigid, tidak seperti layaknya sebuah jalan dari proyek pemerintah yang harusnya berkualitas bagus,โ€ ujarnya.

Persoalan serupa ditemukan pada sejumlah TPT. Struktur bangunan yang terlihat kurang rapi dan dinilai rapuh membuat Komisi III mempertanyakan kualitas pelaksanaan proyek tersebut.

โ€œKami lihat juga TPT yang terlihat tidak rapi dan rapuh,โ€ kata Iing.

Polisi Tangani Kecelakaan Korban Tertemper Kereta Api di Sukawening Garut

Namun Komisi III belum menyimpulkan penyebab persoalan tersebut. DPRD berencana meminta penjelasan dari dinas terkait untuk mengetahui apakah masalah itu berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan atau pengawasan proyek.

โ€œNanti kami akan bertanya apakah dari sisi pengawasnya atau dari pelaksananya,โ€ ujar Iing.

Menurut Iing, hasil sidak akan menjadi bahan evaluasi bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur. Ia menilai penyelesaian pekerjaan secara administratif tidak cukup apabila kualitas hasilnya masih dipersoalkan.

Pengawasan, kata dia, harus memastikan uang publik menghasilkan infrastruktur yang benar-benar layak digunakan masyarakat.

โ€œPembangunan bukan hanya soal proyeknya selesai, tetapi bagaimana kualitas hasilnya ketika digunakan masyarakat,โ€ katanya. (***)

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kos di Kukusan Depok

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom