Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป BPI dan Kemenkraf Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Ekosistem Film Indonesia

BPI dan Kemenkraf Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Ekosistem Film Indonesia

BPI) melakukan audiensi dengan Menkraf untuk membahas arah pengembangan industri film nasional dalam kerangka Rencana Induk Ekonomi Kreatif. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Badan Perfilman Indonesia (BPI) melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya untuk membahas arah pengembangan industri film nasional dalam kerangka Rencana Induk Ekonomi Kreatif.

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih erat antara masyarakat film dan pemerintah.

Dalam pemaparannya, Menkraf menegaskan bahwa film menjadi salah satu sektor prioritas dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang tertuang dalam Peraturan Presiden.

Sektor film masuk dalam bidang Media, satu dari empat bidang kreatif utama bersama Budaya, Desain, serta Digital dan Teknologi. Target RPJMN 2025-2029 mencakup pertumbuhan PDB ekonomi kreatif, peningkatan ekspor, perluasan tenaga kerja, dan investasi, dengan fokus pada komersialisasi kekayaan intelektual (IP) agar produk film Indonesia berdaya saing global.

Pemerintah menargetkan investasi sektor film mencapai Rp2,15 triliun, dan tengah menyusun skema insentif khusus untuk subsektor Film, Game dan Aplikasi.

Prof. Didik J. Rachbini: Disiplin Fiskal yang Terjaga dan Meredanya Tekanan Global Menjadi Sinyal Positif bagi Perekonomian Indonesia

Langkah ini sejalan dengan amanat Presiden untuk mengaktivasi 200 desa kreatif, menghidupkan creative hub di daerah, dan mendorong inisiatif “Creative by Indonesia”.

Pemerataan industri kreatif ini membuka ruang tumbuh yang lebih luas bagi talenta film Indonesia, dari sineas di kota besar hingga komunitas film di daerah.

Agenda Strategis

Beberapa agenda strategis yang dibahas bersama antara lain:

โ— Pengembangan SDM dan akses data. BPI mencatat masukan penting soal
keterbukaan akses ke industri bagi mahasiswa dan talenta muda, termasuk
kebutuhan sistem data terbuka untuk pembelajaran perfilman.

โ— Pemberantasan pembajakan. Pembajakan masih menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan industri, dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 14,8 triliunpada 2024. BPI bersama pemerintah berkomitmen memperkuat gerakan anti-pembajakan secara menyeluruh, mulai dari inisiasi Anti-Piracy Task Force bersama Komdigi, DJKI, dan aparat penegak hukum, pemblokiran situs ilegal, hingga kampanye budaya menonton film secara legal kepada masyarakat luas.

Inilah Perbedaan Harga Pertamax dan Pertalite di Struk Pembelian

โ— Perluasan akses layar. Saat ini baru sekitar separuh film yang lulus sensor berhasil tayang di bioskop. Wacana pembangunan layar bioskop lokal menjadi perhatian bersama agar lebih banyak film Indonesia bertemu dengan penontonnya.

“Tantangan industri film kita masih banyak, dan kami tidak menutup mata soal itu. Yang penting sekarang kita punya arah yang sama dengan pemerintah. BPI siap bekerja, bertahap, bersama seluruh masyarakat film, termasuk memperjuangkan kepastian hukum
dan dukungan pendanaan yang stabil bagi kemajuan industri film Indonesia,” jelas Fauzan Zidni, Ketua Umum BPI dalam siaran pers yang diterima, Rabu (17/06/2026).

BPI memandang seluruh kesepakatan ini sebagai titik berangkat, bukan capaian akhir. BPI berterima kasih atas keterbukaan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) dan berkomitmen menjaga komunikasi yang berkelanjutan demi ekosistem film yang sehat, adil, dan berdaya saing.

Sebagai tindak lanjut, BPI dan Kemenkraf akan segera membentuk Kelompok Kerja (Pokja) kolaborasi beserta timeline eksekusi. (***)

Jurnalis: Koesbiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Sinergi Digitalisasi ZISWAF Lewat Program #BSyaInfak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom