Ekonomi Nasional
Beranda ยป Berita ยป Susenas 2025 Catat Angka Kemiskinan di Depok Turun, Ini Angkanya

Susenas 2025 Catat Angka Kemiskinan di Depok Turun, Ini Angkanya

Wali Kota Depok, Supian Suri (kiri) dan Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki (kanan). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok merilis hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025.

Adapun berdasarkan data tersebut, persentase penduduk miskin di Kota Depok tercatat 2,31% atau sekitar 63 ribu jiwa.

Angka ini dirilis dalam publikasi Statistik Kesejahteraan Rakyat Kota Depok 2025 yang terbit 28 November 2025.

Data Susenas 2025 dikumpulkan dari 970 rumah tangga di Kota Depok dan mencakup indikator kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial.

Garis Kemiskinan Depok 2025

BPS menetapkan garis kemiskinan Kota Depok tahun 2025 berada di kisaran Rp884.663 per kapita per bulan.

Prof. Didik J. Rachbini: Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

“Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional Maret 2025 sebesar Rp609.160 per kapita per bulan, dan juga lebih tinggi dari garis kemiskinan perkotaan nasional Rp629.561. Hal ini mencerminkan tingginya biaya hidup di wilayah perkotaan seperti Kota Depok,” ungkap Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki dalam keterangan yang diterima, Senin (27/07/2026).

Catatan BPS: Angka Turun, Tantangan Masih Ada

Secara statistik persentase kemiskinan turun, BPS menyoroti bahwa kemiskinan saat ini bukan hanya soal angka.

“Dengan biaya hidup perkotaan yang tinggi, seseorang yang hidup sedikit di atas garis kemiskinan sejatinya masih berada di wilayah rawan. Ia tidak miskin secara statistik, tetapi jauh dari sejahtera secara faktual,” jelas Agus.

Banyak warga bekerja keras namun tetap rentan. Sedikit guncangan seperti sakit, PHK, atau kenaikan harga pangan cukup untuk menjatuhkan mereka ke jurang kemiskinan.

Konteks Nasional

Secara nasional, BPS mencatat tingkat kemiskinan Maret 2025 sebesar 8,47% atau 23,85 juta orang. Untuk perkotaan nasional angkanya 6,73%. Dengan demikian, angka 2,31% di Depok masih jauh di bawah rata-rata kota di Indonesia.

Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Indikator Makro Depok Lainnya dari Susenas 2025:

  • IPM: 84,04.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 6,52%.
  • Angka Melek Huruf Usia 15+: 99,66%.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyatakan data Susenas 2025 akan digunakan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program pengentasan kemiskinan agar lebih tepat sasaran. (***)

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom