Hukum
Beranda ยป Berita ยป Hapus Nama Saksi Korupsi Impor Tekstil, Eks Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp60 Miliar dan Hotel di Bali

Hapus Nama Saksi Korupsi Impor Tekstil, Eks Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp60 Miliar dan Hotel di Bali

Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA โ€“ Sepak terjang mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terbongkar dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam dakwaan yang dibacakan Ketua Tim Penuntut Umum Agus Sahal Sampe Tua Lumban Gaol, Febrie didakwa menerima Rp60 miliar hingga hotel di Bali sebagai imbalan menghapus nama saksi kasus korupsi importasi tekstil.

Jaksa menyebut uang dan aset diterima Febrie dari pemilik manfaat PT Budi Agung Sentosa (BAS) Andy Chandra Tan dan Dirut PT BAS Heri Janto melalui Don Ritto alias Idon dengan menggunakan PT Kresna Pusaka Energi (KPE).

Perkara bermula 27 April 2020 ketika Febrie selaku Direktur Penyidikan menerbitkan Sprindik kasus korupsi penyalahgunaan wewenang importasi tekstil Ditjen Bea Cukai Tahun 2018-2020 atas nama tersangka Irianto. Dalam penyidikan, Heri Janto diperiksa sebagai saksi dan melapor kepada Andy.

“Guna meminta agar tidak dikaitkan dengan perkara tindak pidana korupsi tersebut dengan janji sejumlah imbalan,” ucap jaksa.

Kejagung Cabut Status Cekal Dirut PT Djarum Victor Hartono, KPK Geledah Kantor PT Djarum

Permintaan disampaikan melalui Idon selaku orang kepercayaan Febrie dan disetujui. Kasus tersebut diputus dan berkekuatan hukum tetap pada 2022 tanpa nama Heri dan Andy sebagai saksi dalam berkas.

“Oleh karena itu sekira Juli 2024 bertempat di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Bandung, Don Ritto alias Idon melakukan pertemuan dengan Heri Janto dan Andy Chandra Tan selaku pemilik PT BAS, PT Pasupati Persada Investama (PPI), PT Sangga Mitra Sedaya (SMS), PT Buana Multi Servis (BMS) guna meminta sejumlah uang,” ujar jaksa.

Pemberian uang disamarkan sebagai kerja sama surveyor batu bara antara PT KPE yang dikelola Idon dan Nurman Herin dengan PT SMS tempat Heri menjabat Direktur.

Pada November 2024, Febrie melalui Idon dan Nurman Herin menerima Rp60 miliar dari Andy lewat PT SMS yang bersumber dari PT BAS.

Selain itu pada Oktober 2025, Idon meminta sebidang tanah kepada Heri yang disetujui Andy berupa tanah seluas 9.260 m2 beserta bangunan di Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara atas nama PT Tunggal Podo Pakerti dengan harga dalam AJB Nomor 155 tanggal 24 Oktober 2025 senilai Rp77 miliar.

Kasus Pengembalian Uang Puluhan Miliar Korupsi BTS 4G Membayangi Eks Menpora Dito Ariotedjo

Pada November 2025 terjadi penyerahan 3 sertifikat asli Hotel The Nyaman Bali di Kuta, Badung, Bali kepada Febrie melalui Idon seolah kerja sama pengelolaan hotel.

“Rinciannya sebidang tanah dan/atau bangunan seluas 296 m2 yang terletak di Kelurahan Kuta Kecamatan Kuta Kabupaten Badung Bali senilai Rp4,440 miliar atas nama Andy Chandra Tan,” tutur jaksa.

Tanah dan bangunan seluas 213 m2 di Kelurahan Kuta senilai Rp3,54 miliar, dan tanah dan bangunan seluas 880 m2 di Kelurahan Kuta senilai Rp12 miliar atas nama Andy Chandra Tan. ***
Jurnalis: Sofyan Hadi
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Trafigura Asia Trading dan Waskita Beton Precast Muncul dalam Dakwaan Eks Jampidsus Febrie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom