RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir.
Adapun salah satunya melalui pembangunan kolam retensi sebagai infrastruktur penampung air di wilayah rawan genangan.
Saat ini, Kota Depok memiliki sembilan kolam retensi yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah kawasan.
Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2008 sebagai salah satu upaya penanganan genangan dan banjir di Kota Depok.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan sembilan kolam retensi tersebut tersebar di kawasan perumahan dan area fasilitas umum yang berpotensi mengalami limpasan air.
โKolam retensi ini berfungsi sebagai tempat penampungan air sementara dari wilayah sekitarnya sebelum kita alirkan ke saluran utama,โ ujar Yodi dalam keterangan yang diterima, Rabu (23/09/2026).
Kolam Retensi
Menurut Yodi, kolam retensi yang dibangun paling awal berada di Perumahan Wisma Harapan, Kelurahan Mekarsari, sekitar 2008 atau 2009.
Sementara itu, delapan lokasi lainnya berada di Perumahan Puri Depok Mas, Kelurahan Pancoran Mas; Perumahan Poin Mas, Kelurahan Mampang; Perumahan Kalibaru Permai, Kelurahan Kalibaru; dan Perumahan Graha Studio Alam, Kelurahan Sukmajaya.
Kemudian, Perumahan Jatijajar Estate, Kelurahan Jatijajar; Taman Merdeka, Kelurahan Abadijaya; Perumahan Permata Puri 1, Kelurahan Mekarsari; serta yang terbaru di kawasan SMP Negeri 21, Kelurahan Krukut.
โMelalui pembangunan kolam retensi di sembilan lokasi ini, Pemkot Depok berharap dapat mengurangi genangan di permukiman warga. Kami juga berharap seluruh kolam retensi dapat berfungsi secara optimal dalam menampung dan mengalirkan air, sehingga kawasan sekitarnya tetap aman saat musim hujan,โ ungkapnya. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar