Lingkungan
Beranda ยป Berita ยป Melalui Program Basa-Basi Pengurus RW 14 Bojongsari Depok Bagikan 45 Sapu Lidi ke Warga

Melalui Program Basa-Basi Pengurus RW 14 Bojongsari Depok Bagikan 45 Sapu Lidi ke Warga

Foto-foto pembagian sapu lidi ke warga RW 14, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

RUZKA INDONESIA — Pengurus RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok membagikan sebanyak 45 sapu lidi kepada warga melalui program Bagi-Bagi Sapu (Basa-Basi).

Program Basa-Basi tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing.

Ada sebanyak 45 sapu dibagikan kepada warga di RT 01, RT 02, dan RT 03. Selain sebagai alat kebersihan, sapu yang diberikan juga menjadi simbol ajakan agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman mengatakan, program Basa-Basi bertujuan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sehingga warga terdorong untuk menjaga kebersihan secara mandiri.

โ€œAlhamdulillah sebanyak 45 sapu sudah kami bagikan kepada warga di tiga RT. Harapannya tumbuh rasa memiliki untuk membangun lingkungan dan menjaga kebersihan, minimal dimulai dari rumah sendiri,โ€ ucap Daud, Senin (06/07/2026).

Bunga Tabebuya Mulai Bermekaran Indah, Percantik Ruas Jalan Utama di Depok

Menurut Daud, pemberian alat kebersihan tersebut diharapkan mampu memberikan dorongan psikologis kepada masyarakat agar lebih bersemangat membersihkan lingkungan sekitar.

โ€œAda sugesti ketika kami memberikan alat kebersihan, walaupun hanya sapu. Harapannya timbul kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, khususnya di lingkungan rumah,โ€ ungkapnya.

Budaya Kerja Bakti

Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali budaya kerja bakti yang sebelumnya rutin dilaksanakan warga RW 14.

“Dengan semangat gotong royong, kebersihan lingkungan diharapkan terus terjaga sekaligus mendukung program kebersihan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,* jelas Daud.

Ia menambahkan, seluruh sapu yang dibagikan berasal dari dana swadaya masyarakat, yakni kas RT dan sumbangan sukarela warga. Hal itu menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kebersihan dapat diwujudkan melalui kebersamaan.

Jejak Sejarah Sungai Citangkurak Majalengka, Pernah Jadi Sumber Kehidupan hingga Kini Kian Menyempit

โ€œKami berharap program sederhana ini bisa menjadi pemicu agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan. Jika dimulai dari rumah masing-masing, lingkungan akan menjadi lebih bersih, sehat, nyaman, dan budaya gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat,โ€ pungkas Daud. (***)

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom