RUZKA INDONESIA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan. Angka ini naik 14,75 persen dibanding Maret 2026 (m-to-m) dan tumbuh 7,22 persen dibanding April 2025 (y-on-y). Data tersebut dirilis dalam Berita Resmi Statistik No. 56/06/Th. XXIX, 2 Juni 2026.
Wisman April 2026 didominasi pemegang paspor Malaysia sebesar 16,65 persen, diikuti Australia 12,65 persen, dan Tiongkok 10,73 persen.
Secara kumulatif Januari–April 2026, total kunjungan wisman mencapai 4,68 juta, naik 8,24 persen dibanding periode yang sama 2025. Sempat turun pada Februari 1,16 juta dan Maret 1,09 juta, jumlah wisman kembali menguat pada April menjadi 1,25 juta kunjungan.
Pintu Masuk Udara Masih Mendominasi
Dari 1,25 juta wisman April 2026, sebanyak 1,08 juta masuk melalui pintu utama dan 168,57 ribu lewat pintu perbatasan. Moda angkutan udara menyumbang 82,35 persen atau 889,46 ribu kunjungan. Angka ini naik 4,06 persen (y-on-y) dan melonjak 24,08 persen (m-to-m).
Bandara Ngurah Rai Bali dan Soekarno-Hatta Banten menjadi pintu utama dengan kontribusi 87,78 persen dari total wisman udara, atau 780,79 ribu kunjungan.
Sementara itu, wisman lewat angkutan laut tercatat 153,65 ribu, naik 9,06 persen (y-on-y) tapi turun 11,84 persen (m-to-m). Pelabuhan Batam dan Tanjung Uban Kepri menyumbang 85,89 persen atau 131,97 ribu kunjungan. Wisman jalur darat mencapai 36,97 ribu, naik 22,68 persen (y-on-y) namun turun 6,16 persen (m-to-m). Atambua NTT dan Lintas Batas Jayapura Papua jadi pintu darat tersibuk dengan kontribusi 83,18 persen.
Perjalanan Wisnus dan Wisnas Turun
Berbeda dengan wisman, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) April 2026 turun 22,79 persen (m-to-m) menjadi 97,55 juta perjalanan. Dibanding April 2025, angka ini juga turun 24,14 persen (y-on-y). Meski begitu, secara kumulatif Januari–April 2026 perjalanan wisnus mencapai 417,06 juta, naik tipis 1,48 persen (c-to-c).
Perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri April 2026 tercatat 643,66 ribu perjalanan, turun 18,85 persen (m-to-m) dan anjlok 30,54 persen (y-on-y). Malaysia jadi negara tujuan utama wisnas dengan pangsa 29,74 persen, disusul Singapura 13,32 persen, Arab Saudi 11,76 persen, dan Tiongkok 10,92 persen.
Okupansi Hotel Bintang Naik
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang April 2026 mencapai 48,83 persen, naik 1,85 persen poin (y-on-y) dan naik 6,05 persen poin (m-to-m). Sebaliknya, TPK hotel nonbintang 24,96 persen, turun 0,79 persen poin (y-on-y) tapi naik 1,49 persen poin (m-to-m). Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang 1,63 malam, naik 0,06 poin dibanding April 2025. ***




Komentar