Info Sehat Nasional
Beranda ยป Berita ยป YJI Lanjutkan Skrining Jantung Rematik di Bekasi, Sasar 958 Anak SD

YJI Lanjutkan Skrining Jantung Rematik di Bekasi, Sasar 958 Anak SD

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengadakan skrining tahap 1 di Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan di SDN Cibuntu 01 dan SDN Warnasari 01 pada Kamis (30/7/2026). (Foto: Dok Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA โ€“ Program nasional skrining Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang digagas Yayasan Jantung Indonesia (YJI) terus bergulir. Setelah Malang dan Tulang Bawang-Lampung, Kabupaten Bekasi menjadi lokasi ketiga dari empat daerah prioritas, bersama Minahasa Utara.

Kegiatan skrining tahap 1 di Kabupaten Bekasi dilaksanakan di SDN Cibuntu 01 dan lSDN Warnasari 01. Sebanyak 958 anak dari kedua sekolah tersebut menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari target YJI menjangkau 8.000 anak SD di seluruh Indonesia.

Penyakit yang Diam-Diam Mengancam

Penyakit Jantung Rematik (PJR) adalah komplikasi serius dari infeksi bakteri streptokokus yang tidak diobati. Data menunjukkan:

  1. 60% kasus radang tenggorokan berulang berpotensi jadi PJR
  2. Lebih dari 50% kasus tidak bergejala hingga stadium lanjut
  3. Risiko kematian dini 2โ€“3 kali lebih tinggi pada penderita PJR berat
  4. Kelompok usia 5โ€“15 tahun paling rentan

Di Bekasi, skrining menyasar anak kelas 5 dan 6 SD menggunakan alat ekokardiografi portabel untuk mendeteksi kelainan katup jantung akibat rematik secara cepat dan akurat.

Meriahkan Hari Kemerdekaan, Pemkot Depok akan Bagikan Ribuan Bendera Gratis

โ€œSkrining di sekolah sangat krusial karena kelompok usia 5โ€“15 tahun adalah yang paling rentan terhadap PJR. Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah kerusakan jantung permanen,โ€ jelas dr. Ario Soeryo Kuntjoro, Sp.JP(K), Ketua Bidang Medis sekaligus Project Director RHD Screening YJI.

Edukasi untuk Guru dan Orang Tua

Selain pemeriksaan, YJI juga menghadirkan Dokter Spesialis Jantung untuk edukasi guru dan orang tua. Materinya mencakup pengenalan gejala awal PJR, pentingnya penanganan infeksi tenggorokan, dan langkah pencegahan di rumah.

โ€œKami tidak hanya memeriksa anak-anak, tetapi juga membangun kesadaran di lingkungan sekolah. Guru dan orang tua adalah garda terdepan,โ€ kata Iwet Ramadhan, Ketua Bidang Komunikasi YJI.

Ketua Umum YJI Annisa Pohan Yudhoyono menegaskan program ini adalah wujud โ€œUse Heart for Actionโ€.

Jaga Warisan Leluhur, H. Baya Dorong Nyiramkeun Pusaka Jadi Wisata Edukasi

“Mereka berhak tumbuh dengan jantung yang sehat. Kami tidak ingin ada orang tua yang baru mengetahui anaknya mengidap PJR ketika sudah terlambat,โ€ ujarnya.

Dampak Jangka Panjang

Program ini menargetkan penurunan angka kematian dini akibat PJR, penghematan biaya kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup anak. Hasil skrining 958 anak di Bekasi akan dianalisis dan dipublikasikan di jurnal ilmiah sebagai dasar rekomendasi skrining wajib di sekolah.

Program ini menggunakan perangkat Lumify dari Philips, didukung Philips Foundation melalui kemitraan dengan World Heart Federation (WHF).

Setelah Bekasi, YJI akan melanjutkan skrining ke Minahasa Utara sebagai daerah prioritas terakhir. ***

Komdigi Ancam Sanksi YouTube Jika Tak Tindaklanjuti Konten Vape Libatkan Anak

Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom