Nasional
Beranda ยป Berita ยป 4 Gagasan Ade Ahmad jika Terpilih Jadi Kades Kudangwangi, Fokus Petani

4 Gagasan Ade Ahmad jika Terpilih Jadi Kades Kudangwangi, Fokus Petani

Calon Kepala Desa Kudangwangi, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Ade Ahmad Sarifudin. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA – Calon Kepala Desa Kudangwangi, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Ade Ahmad Sarifudin, membawa sektor pertanian sebagai salah satu fokus utama jika nantinya dipercaya memimpin desa.

Ade yang maju dengan nomor urut 1 mengatakan, keputusannya mengikuti kontestasi Pilkades Kudangwangi dilandasi keinginan untuk mengabdi dan mendorong kemajuan masyarakat.

Mayoritas warga Kudangwangi merupakan petani

“Sangat sederhana, saya ingin bekerja mengabdi memajukan masyarakat Kudangwangi,” ujar Ade, Rabu (07/10/2026).

Ade yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha perabotan mengaku mulai memahami persoalan masyarakat setelah melakukan silaturahmi dan berdialog dengan warga.

Dari komunikasi tersebut, ia melihat sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kudangwangi. Mayoritas warga, kata dia, merupakan petani sehingga pembangunan desa perlu memperhatikan kebutuhan mereka.

Atasi Kemacetan di Jalan Raya Sawangan, Pemkot Depok Lakukan Pelebaran Simpang Parung Bingung

“Pada dasarnya mayoritas masyarakat Kudangwangi adalah petani. Jadi kebutuhan masyarakat bergantung pada sektor pertanian,” katanya.

Atas dasar itu, Ade ingin mendorong pembenahan berbagai fasilitas yang menunjang aktivitas pertanian. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah infrastruktur irigasi serta kebutuhan pupuk bagi petani.

“Pada dasarnya sederhana, kita akan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang menunjang di sektor pertanian seperti irigasi dan pupuknya,” ujar dia.

Aspirasi warga menjadi dasar penyusunan program

Tak hanya fokus pada infrastruktur pertanian, Ade juga ingin membangun pola komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.

Menurutnya, program pembangunan desa harus disusun berdasarkan persoalan dan kebutuhan warga. Karena itu, berbagai keluhan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan arah pembangunan.

Gubernur Jabar Bersama Kepala Daerah Seluruh Jabar Gelar Rakor di Depok, Bahas Penguatan Pelayanan Dasar

“Semua apa yang menjadi keluhan-keluhan warga masyarakat Desa Kudangwangi untuk kita menentukan rencana kerja jangka menengah dan kita menentukan rencana kerja pembangunan desa pada delapan tahun yang akan datang,” tuturnya.

Ia berharap pola tersebut dapat membuat program pemerintah desa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dorong penyelesaian Bendungan Cariang

Persoalan lain yang menjadi perhatian Ade adalah Bendungan Cariang. Menurutnya, keberadaan bendungan tersebut berkaitan erat dengan kebutuhan petani terhadap ketersediaan air.

Saat ini, pembangunan Bendungan Cariang disebut belum selesai. Sementara itu, para petani membutuhkan aliran air untuk menunjang aktivitas pertanian mereka.

Ade mengatakan, apabila mendapat amanah dari masyarakat, dirinya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

Dua Tahun Komdigi, Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

“Yang paling kita konsolidasi, kita konsolidasi sama pihak-pihak terkait, baik melalui UPTD terkait, leading sector pertanian,” kata Ade.

Ia juga ingin mengetahui secara jelas tahapan kelanjutan pembangunan Bendungan Cariang dan mendorong agar pelaksanaan proyek tersebut dapat segera dilanjutkan.

“Kita akan mengadakan upaya untuk bagaimana caranya solusi Bendungan Cariang, tahapan kelanjutan pembangunannya seperti apa, dan kita akan mendorong supaya pelaksanaan proyek tersebut segera dilaksanakan,” ujarnya.

Bersaing dengan calon inkamben

Ade Ahmad Saripudin kini menjadi salah satu kandidat dalam Pilkades Kudangwangi. Ia mendapatkan nomor urut 1 dan akan bersaing dengan calon lainnya, termasuk calon inkamben.

Di tengah kontestasi tersebut, Ade menawarkan gagasan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama penguatan sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga Kudangwangi.

Baginya, pengabdian di desa harus dimulai dengan mendengar persoalan masyarakat, kemudian menerjemahkannya menjadi program pembangunan yang terukur.

“Semua apa yang menjadi keluhan-keluhan warga masyarakat menjadi bahan untuk kita menentukan rencana kerja,” pungkasnya. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom