RUZKA INDONESIA — Universitas Indonesia (UI) melalui Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata, Sekolah Vokasi, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi literasi budaya di SDN Sawangan 5, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Kegiatan tersebut memanfaatkan dongeng legenda Jawa Barat (Jabar) sebagai media untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para siswa.
Pengenalan budaya lokal kepada generasi muda menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal cerita rakyat dari Jawa Barat melalui pendekatan dongeng yang dikemas secara interaktif dan dekat dengan dunia anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, Firman Fauzi hadir sebagai pendongeng dengan membawakan cerita rakyat Asal Usul Kota Bandung.
Melalui cerita tersebut, siswa diperkenalkan pada kisah asal-usul penamaan Kota Bandung yang dikaitkan dengan keberadaan Danau Bendung dan istilah bendungan.
Firman menyampaikan cerita dengan bahasa yang sederhana, disertai humor dan berbagai interaksi bersama siswa.
Perkenalan Budaya
Para siswa diajak mengikuti jalannya cerita sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Suasana semakin ramai ketika siswa mulai aktif terlibat dalam dongeng. Sejumlah siswa menjawab pertanyaan dan memperoleh hadiah, sementara kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu daerah bersama.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan budaya lokal melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Kepala SDN Sawangan 5, Erwin Sofan, menyambut kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memperkuat budaya literasi di kalangan siswa.
Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan dapat membantu anak-anak mengenal budaya lokal tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai bagian dari warisan yang perlu dipahami dan dilestarikan.
Kekayaan Budaya
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Mahadewi, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pemanfaatan dongeng menjadi salah satu cara untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan kekayaan budaya yang ada di sekitar mereka.
โMelalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan literasi budaya dengan cara yang dekat dengan dunia anak-anak. Dongeng bukan hanya menjadi media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kebanggaan terhadap budaya lokal. Kami berharap pengalaman seperti ini dapat membuat anak-anak semakin tertarik mengenal cerita-cerita dari daerahnya,โ ujar Mahadewi dalam keterangan yang diterima, Rabu (02/09/2026).
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui pengalaman belajar yang dikemas sesuai dengan keseharian anak-anak.
Pengenalan warisan budaya kepada generasi muda juga sejalan dengan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), sementara kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mendukung semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Pengenalan literasi budaya melalui dongeng di SDN Sawangan 5 menunjukkan bahwa cerita rakyat dapat menjadi salah satu media pembelajaran untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, UI berupaya mendorong keterlibatan sivitas akademika dalam menghadirkan kegiatan pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


