RUZKA INDONESIA — Sebuah karya musik yang lahir dari ketulusan tidak akan pernah kedaluwarsa. Kalimat ini rasanya sangat tepat untuk menggambarkan Tre Amor Vati, grup band pendatang baru dengan rasa “lawas”.
Setelah perjalanan panjang yang melintasi waktu, mereka akhirnya resmi memperkenalkan single perdana bertajuk “Periih” di Emerald Tree Resto and Coffee, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin, (15/06/2026).
Bukan sekadar lagu baru, “Perih” adalah sebuah karya yang lahir dari perjalanan panjang persahabatan, kenangan masa muda, dan kecintaan terhadap musik yang tidak pernah padam.
Lagu “Perih” sebenarnya memiliki sejarah yang mendalam. Mahakarya ini diciptakan sekitar tahun 2006 oleh sang gitaris, Tjipto Aditomo (Tommy), di masa ketika para personel masih aktif bergerilya sebagai anak band.
Namun, karena tuntutan karier dan kesibukan hidup masing-masing, proyek musik ini terpaksa harus tersimpan rapat di laci waktu selama hampir dua puluh tahun.
“Kami harus merelakan mimpi ini tertunda karena kesibukan masing-masing. Tapi rupanya, takdir punya rencana lain,” ucap Ewing, sang vokalis.
Awal 2026
Di awal tahun 2026, kerinduan yang sama akhirnya mempertemukan mereka kembali. Seolah takdir berpihak pada musik mereka, kesepakatan bulat pun tercapai.
Mereka membentuk Tre Amor Vati dan memutuskan untuk menghidupkan kembali lagu yang selama ini hanya menjadi kenangan.
Bagi para personel, “Perih” adalah simbol reuni, nostalgia, sekaligus pembuktian bahwa musik yang lahir dari hati akan selalu menemukan jalannya untuk didengar.
Untuk memberikan yang terbaik bagi para pendengar, Tre Amor Vati tidak main-main dalam proses produksinya.
Lagu ini digarap serius selama kurang lebih dua bulan demi menghasilkan aransemen yang tidak hanya ramah di telinga, tetapi juga mampu menyampaikan pesan emosional secara mendalam.
Melalui single “Perih” yang dirilis bersamaan dengan video liriknya, Tommy, berharap lagu ini dapat menjadi representasi perasaan banyak orang tentang luka dan patah hati yang mendalam, kenangan masa lalu yang sulit dilupakan, perjalanan hidup yang mendewasakan.
Ewing, menegaskan bahwa momen perilisan ini bukanlah akhir dari penantian panjang mereka selama dua dekade, melainkan sebuah awal yang baru untuk melangkah lebih jauh.
“Kami berharap ini menjadi pemantik untuk terus konsisten berkarya dan mewarnai industri musik Indonesia ke depannya,” tegasnya.
Bagi Anda yang merindukan harmoni musik yang jujur dan menyentuh hati, single “Perih” dari Tre Amor Vati sudah bisa dinikmati di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan berbagai platform digital lainnya. Bersiaplah larut dalam nostalgia yang menyayat hati namun mendewasakan. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar