RUZKA INDONESIA – PT PLN (Persero) menyiapkan pengamanan kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
Persiapan dilakukan melalui pemeriksaan infrastruktur, simulasi sistem, pengujian pasokan cadangan, hingga kesiapan personel untuk memastikan kebutuhan listrik selama agenda kenegaraan tersebut terpenuhi secara andal.
Kepala Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma Setjen DPR RI, Achmad Sani Alhusain, mengapresiasi kesiapan dan dukungan PLN.
“Sejak simulasi awal beberapa minggu lalu hingga saat ini, PLN telah memberikan dukungan penuh, termasuk menyiapkan pasokan listrik berlapis untuk menjaga kestabilan kelistrikan dalam pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI,” ujar Achmad.
Menurut Achmad, keandalan listrik penting untuk agenda berskala nasional yang berlangsung sejak pagi hingga sore dan melibatkan banyak pihak.
“Ini merupakan agenda besar berskala nasional. Kami mempercayakan kepada PLN untuk memastikan kebutuhan kelistrikan di DPR RI dapat mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Selama ini respons PLN terhadap kebutuhan kami sangat cepat dan kerja sama yang terjalin juga sangat baik,” tambah Achmad.
Dalam pengecekan kesiagaan di Kompleks Parlemen, Kamis (13/8/2026), Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, memastikan kesiapan sistem, infrastruktur, serta personel.
“Sidang Tahunan MPR-RI dan sidang Bersama DPR RI-DPD RI merupakan agenda kenegaraan yang sangat penting. Kami memastikan seluruh infrastruktur, sistem pengamanan, dan personel dalam kondisi siap. Pasokan kami siapkan secara berlapis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar dengan dukungan listrik yang andal,” tegas Arsya.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan skema pengamanan pasokan berlapis yang disiapkan PLN bersama pengelola Kompleks Parlemen. Pertama, Pasokan Utama: Uninterruptible Power Supply (UPS) kapasitas 1.500 kVA.
Kedua, Pasokan Cadangan: 5 penyulang dari 4 gardu induk dan 2 subsistem. Ketiga, Cadangan Akhir: Genset 600 kVA.
Selain sistem dan peralatan, PLN juga menyiagakan 64 personel di 18 titik strategis untuk pemantauan langsung selama rangkaian kegiatan.
“Kami telah menyiapkan sistem dan personel secara berlapis untuk memastikan kebutuhan listrik di Kompleks Parlemen tetap aman dan andal. Tim PLN akan melakukan pemantauan secara langsung di titik-titik strategis serta memastikan seluruh sistem dan peralatan siap mendukung kelancaran rangkaian kegiatan,” jelas Andy Adcha.
Persiapan ini menjadi bagian dari upaya PLN mendukung kelancaran agenda kenegaraan di Ibu Kota. Dengan sistem pasokan berlapis, kesiapan peralatan, dan personel siaga, PLN memastikan kebutuhan listrik selama Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI dapat terpenuhi dengan aman dan andal. ***
Reporter: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com










