RUZKA INDONESIA โ Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan kondisi ketenagakerjaan Indonesia per Mei 2026. Penduduk Usia Kerja (PUK) sebanyak 220,23 juta orang, bertambah 0,689 juta orang dibanding Februari 2026.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan Angkatan Kerja mencapai 155,41 juta orang. Sisanya Bukan Angkatan Kerja sebanyak 64,82 juta orang.
Komposisi Angkatan Kerja terdiri dari 148,19 juta orang penduduk bekerja dan 7,22 juta orang penganggur. Dibanding Februari 2026, Angkatan Kerja dan Penduduk Bekerja masing-masing bertambah 0,497 juta dan 0,522 juta orang. Sementara jumlah penganggur berkurang 0,024 juta.orang.
TPT Turun, TPAK Naik Tipis
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Mei 2026.sebesar 70,57%, naik 0,01 poin dibanding Februari 2026.
Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki 85,14%, lebih tinggi dari perempuan 55,84%. TPAK laki-laki naik 0,58 poin, sedangkan perempuan turun 0,57 poin.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Mei 2026 sebesar 4,65%, turun 0,03 poin dibanding Februari 2026. Artinya dari 100 orang angkatan kerja, ada sekitar 5 orang penganggur.
Rinciannya, TPT Laki-laki: 4,85%, turun 0,03 poin; TPT Perempuan: 4,32%, turun 0,04 poin; Perkotaan: 5,54%, turun 0,05 poin; Perdesaan: 3,15%, turun 0,04 poin; Umur 15-24 tahun: tertinggi 17,37%; Umur 60+ tahun: terendah 2,35%; TPT Tertinggi menurut pendidikan: SMK 7,68%; TPT Terendah: SD ke Bawah 2,31%.
Struktur Penduduk Bekerja
Tiga lapangan usaha penyerap tenaga kerja terbanyak: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: 28,75%; Perdagangan Besar dan Eceran: 17,80%; dan Industri: 13,53%.
Tiga yang paling sedikit: Penyediaan Listrik, Gas 0,24%; Penyediaan Air 0,40%; Real Estat 0,40%.
Dibanding Februari 2026, lapangan usaha dengan kenaikan pekerja terbanyak: Akomodasi dan Makan Minum (+0,195 juta), Transportasi (+0,121 juta), Kesenian dan Jasa Lainnya (+0,110 juta). Penurunan terbanyak di Perdagangan (-0,128 juta).
Berdasarkan status, penduduk bekerja paling banyak berstatus Buruh/Karyawan/Pegawai: 37,09%. Paling sedikit Berusaha dibantu buruh tetap 3,61%.
Berdasarkan formal/informal: Informal: 87,88 juta orang (59,30%); Formal: 60,31 juta orang (40,70%). Persentase formal naik 0,12 poin dibanding Februari 2026.
Tingkat pendidikan, mayoritas SD ke Bawah: 35,40%. Sementara Diploma IV, S1, S2, S3: 10,75%.
Berdasarkan jam kerja, pekerja penuh โฅ35 jam/minggu: 66,80%, naik 0,03 poin. Pekerja tidak penuh: 33,20%. Tingkat setengah pengangguran: 7,28%, naik 0,01 poin.
Rata-rata Upah Buruh
Rata-rata upah buruh Mei 2026 sebesar Rp3,39 juta. Rinciannya, laki-laki: Rp3,69 juta; perempuan: Rp2,86 juta; tertinggi: Pertambangan dan Penggalian Rp5,79 juta; terendah*: Kesenian, Jasa; lainnya, Rumah Tangga Rp2,26 juta.
Berdasarkan pendidikan,D4/S1/S2/S3: Rp4,99 juta dan SD ke Bawah: Rp2,12 juta.
Berkaitan dengan umur, 50-54 tahun: Rp3,91 juta dan mur 15-19 tahun: Rp2,02 juta.
Selama Februari-Mei 2026 upah naik 3,08%. Kenaikan tertinggi setahun terakhir: Real Estat 30,68%, Listrik/Gas 17,30%, Pertambangan 16,98%. Penurunan: Kesehatan 3,39%, Pertanian 2,23%, Konstruksi 0,85%. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com







Komentar