RUZKA INDONESIA — Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menerima kunjungan Kepala Desa, perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka studi tiru, Rabu (26/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Mandiri Desa Gunung Putri tersebut menjadi bagian dalam rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri, yang secara khusus merekomendasikan Desa Gunung Putri sebagai lokasi utama studi perbandingan dan pembelajaran bagi pemerintah desa di seluruh Indonesia.
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri menyambut kedatangan rombongan yang berjumlah 205 orang dengan 165 peserta diluar Rombongan dinas dan sekretariat daerah.
“Kegiatan hari ini adalah kunjungan istimewa, rombongan dari Kabupaten Minahasa Utara datang belajar ke Desa Gunung Putri atas rekomendasi resmi Kementerian Dalam Negeri, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bimtek dan studi perbandingan mereka,” ujar Daman Huri.
Para peserta tampak sangat antusias dan aktif bertanya, berbagai informasi mengenai pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa.
Pemdes Gunung Putri juga memaparkan sejumlah inovasi yang dinilai dapat menjadi bahan pembelajaran, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan digitalisasi desa.
“Masalah teknologi dan digitalisasi desa menjadi salah satu ikon yang kami tawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Kami juga menawarkan kunjungan ke sektor ketahanan pangan, Bank Sampah Induk RW 8, serta sistem digital yang ada di RW 4,” jelasnya.
Ia menegaskan, studi tiru bukan berarti seluruh program dari satu desa dapat diterapkan secara sama persis di desa lain. Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik, potensi, serta persoalan yang berbeda.
“Saya selalu mengingatkan, di atas langit masih ada langit. Setiap desa pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing‑masing. Yang bagus dan unggul milik kita, mari kita saling berbagi. Yang masih kurang atau belum sempurna, mari kita perbaiki dan bangun bersama‑sama,” ungkap Daman Huri.
Ia berharap berbagai inovasi yang diperkenalkan Desa Gunung Putri dapat diamati, ditiru, sekaligus dimodifikasi sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal masing-masing daerah karena apa yang berhasil di satu tempat, belum tentu pas persis di tempat lain tanpa penyesuaian.
“Semoga dapat terjalin kerja sama yang erat, saling mengunjungi, serta terus berbagi pengalaman antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Minahasa Utara di masa‑masa mendatang,” pungkas Daman Huri. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com












