Ia juga mengajak pengurus PWI di daerah merangkul jurnalis muda maupun senior untuk bergabung sebagai anggota organisasi.
RUZKA INDONESIA–Wartawan diingatkan agar tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkoba maupun praktik perjudian, karena dapat merusak integritas profesi dan citra organisasi.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, saat menghadiri Family Gathering PWI Sumatera Utara di Kabupaten Langkat, Sabtu (04/07/2026).
“Saya mengingatkan anggota PWI agar tidak menjadi beking atau menghalangi petugas dalam melaksanakan penertiban maupun pengungkapan kasus narkoba, apalagi sampai terlibat baik sebagai pengguna maupun pengedar,” ujar Munir.
Ia mengatakan, peringatan tersebut penting mengingat Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap peredaran narkoba.
Selain narkoba, ia juga mengingatkan anggota PWI agar menjauhi praktik perjudian karena jaringan perjudian memiliki jangkauan yang luas dan berpotensi menyeret berbagai kalangan, termasuk wartawan.
“Hal yang sama juga berlaku dalam praktik perjudian. Ada fenomena yang berpotensi menimbulkan persoalan serupa karena jaringan perjudian cukup luas dan bersentuhan dengan berbagai kalangan, termasuk wartawan,” ujarnya.
Menurut Munir, menjaga integritas profesi merupakan bagian dari tanggung jawab seluruh anggota PWI dalam menjaga muruah organisasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pers.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh pengurus PWI di daerah merangkul jurnalis muda maupun senior untuk bergabung sebagai anggota organisasi.
“Kami mendorong seluruh PWI provinsi untuk merangkul jurnalis muda maupun senior agar menjadi anggota,” katanya.(***)
Editor: Amiruddin






Komentar