RUZKA INDONESIA — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Drs. H. Eman Suherman, MM, menerima penghargaan Lencana Karya Bakti dalam puncak peringatan Hari Pramuka ke-65.
Penganugerahan tersebut berlangsung di Gedung Yudha Karya Bakti Abdi Negara, Sabtu (05/09/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Majalengka.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja Eman Suherman dalam menjalankan program sosial, khususnya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat.
Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Adam Suhara, mengatakan penghargaan tersebut berkaitan dengan program Rutilahu yang dijalankan Kwarcab Majalengka.
Menurutnya, program tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Kwartir Nasional (Kwarnas) agar setiap Kwarcab ikut membangun setidaknya satu rumah tidak layak huni.
Namun, program tersebut justru dikembangkan lebih jauh di Majalengka.
“Penghargaan Lencana Karya Bakti ini atas prestasi dan kinerja program rumah tidak layak huni (Rutilahu). Amanat dari Kwarnas agar setiap Kwarcab membangun satu rumah Rutilahu dan dijawab oleh Kak Eman Suherman dengan membangun 22 Rutilahu kolaborasi dengan Baznas,” kata Adam.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 Kabupaten Majalengka.
Kegiatan diawali dengan pentas seni dan pembacaan puisi akrostik yang mengambil singkatan dari nama Kak Eman Suherman. Puisi tersebut dibacakan oleh Tigin Kinanti Damara.
Selain penghargaan Lencana Karya Bakti untuk Eman Suherman, sejumlah anggota Gerakan Pramuka Majalengka juga menerima berbagai tanda penghargaan atas pengabdian dan masa baktinya.
Di antaranya empat penerima Lencana Melati, satu penerima Lencana Darma Bakti, sejumlah penerima Lencana Pancawarsa, serta satu penerima Lencana Teladan.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyematan tanda ikut serta kegiatan Jambore Nasional kepada empat anggota Pramuka, serta penyerahan piala kejuaraan lomba penguatan kehumasan.
Untuk lomba menulis berita, Juara 1 diraih Kwartir Ranting Maja, Juara 2 Kwartir Ranting Palasah, dan Juara 3 Kwartir Ranting Majalengka.
Sementara untuk lomba reportase, Juara 1 diraih Kwartir Ranting Banjaran, Juara 2 Kwartir Ranting Palasah, dan Juara 3 Kwartir Ranting Cingambul.
Eman: Pramuka Harus Hadir dan Bermanfaat bagi Rakyat
Ketua Kwarcab sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, mengatakan usia 65 tahun menjadi momentum bagi seluruh anggota Pramuka untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mengawal program kerja Gerakan Pramuka di Kabupaten Majalengka.
“Ketika umur Pramuka 65 tahun harus terus hadir, harus terus semangat untuk menghadirkan manusia yang mulia yang penuh pengabdian,” ujar Eman.
Menurutnya, momentum Hari Pramuka tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Sebaliknya, semangat kepramukaan harus mampu diterjemahkan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Eman juga meminta seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum untuk melakukan muhasabah dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai program Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Ia kemudian mengaitkan semangat tersebut dengan prinsip agar kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu terus mengalami perbaikan.
“Tagline Majalengka Langkung Sae tujuannya agar semua aspek kehidupan rakyat agar terus lebih baik ke depannya,” katanya.
Eman menegaskan, Pramuka tidak cukup hanya berperan dalam membentuk karakter generasi muda. Organisasi tersebut juga harus mampu mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kepada para pengurus Kwarcab, Kakak-kakak ini memandang Pramuka seperti makanan sehari-hari. Untuk itu sangat berharap peringatan 65 tahun ini tidak hanya seremonial, tapi bagaimana kehadiran Pramuka bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.
“Tidak hanya membentuk karakter anak bangsa, tapi bagaimana program Pramuka sejalan dengan program pemerintah yang tujuan utamanya mensejahterakan rakyat,” sambungnya.
Minta OPD dan Camat Gandeng Pramuka
Eman juga secara khusus meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan Pramuka hingga tingkat ranting.
Menurutnya, keberadaan Pramuka di tingkat kecamatan maupun desa dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Pramuka di tingkat ranting sangat butuh support, dan akan meringankan tugas-tugas ketika menggandeng Pramuka, termasuk urusan kemasyarakatan dan akan mudah ketika berkolaborasi,” katanya.
Ia pun mengingatkan agar seluruh pihak tidak memandang sebelah mata keberadaan Gerakan Pramuka.
“Jangan anggap remeh Pramuka. Untuk itu saya titip bangun terus kebersamaan dan soliditas, agar rakyat bisa sejahtera dan kita bisa menghadirkan generasi muda yang handal, bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama,” pungkas Eman. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdisyah69@gmail.com



Komentar