Info Kampus Nasional
Beranda ยป Berita ยป HAN 2026 di UI: 500 Anak Rayakan Kreativitas dan Budaya sebagai Ruang Tumbuh Karakter

HAN 2026 di UI: 500 Anak Rayakan Kreativitas dan Budaya sebagai Ruang Tumbuh Karakter

Peringatan HAN 2026 di Makara UI, Kamis (23/07/2027). (Foto: Humas Humas Direktorat Kebudayaan UI)

RUZKA INDONESIA — Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kegiatan seni, budaya dan edukasi yang melibatkan 500 anak dari SD, SMP, SMA, dan anak penyandang disabilitas.

Peringatan HAN ke 42 dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan aktivitas edukatif, antara lain penampilan grup kulintang anak, dolanan anak nusantara, live rappelling anak, tari anak, Kila (Kita Cinta Lagu anak Indonesia), dan Pagelaran Wayang Kulit Anak.

Antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya. Direktur Kebudayaan UI, Dr. Ngatawi Al-Zastrouw, menyampaikan bahwa Peringatan Hari anak Nasional bukan hanya seremonial.

โ€œPeringatan Hari Anak bukan hanya seremonial. Tetapi menjadi momentum refleksi untuk memberikan ruang untuk anak-anak bereskpresi, berkreasi dan tumbuh secara optimal,” ujarnya, Kamis (23/07/2026).

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Kemkomdigi Siap Ubah Regulasi

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wali Kota Depok Supian Suri, Perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kementrian Kelautan dan perikanan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pendidikan dasar menengah, Kementerian Kebudayaan, Pinkan Indonesia, serta grup-grup Kolintang dari dari jenjang SD, SMP, SMA, dan grup kulintang orang tua.

Dalam sambutannya, Veronica Tan menekankan bijak memakai teknologi, pentingnya ruang aman dan suasana positif dalam lingkungan anak.

“Anak-anak harus berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk tindakan maupun percakapan yang melanggar batas privasi mereka. Dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam menghadirkan ruang aman, karena lingkungan yang positif sangat menentukan proses tumbuh kembang mental serta kebahagiaan anak,” jelasnya.

Dr. Ngatawi Al-Zastrouw juga menambahkan bahwa Pendidikan adalah proses pembudayaan, dan cara paling efektif dalam belajar.

โ€œPendidikan sejatinya adalah proses pembudayaan. Seni dan budaya menjadi cara paling efektif untuk membentuk karakter manusia. Anak-anak harus berkebudayaan dan mereka mempunyai hak untuk bermain, karena melalui bermain mereka belajar, mengembangkan kreativitas, memahami cara hidup yang sehat dan mempertajam kepekaan rasa,” paparnya.

Satgas Kawal Pemulihan Aceh, Pemerintah Kucurkan Rp59 Triliun 2026-2028

Selain pertunjukan seni, peringatan Hari Anak Nasional juga diadakan sarasehan budaya bertema peran seni budaya sebagai sarana pembentukan karakter kebangsaaan untuk anak Indonesia.

Diskusi menghadirkan para budayawan dan Akademisi, Jose Rizal Manua, Adolf Malantang, Dr. Eko Handayani S.Psi., M.Psi., Psikologi, dan Dra. Eko Novi Ariyanti Rahayu Damayanti, M.Si.

Rangkaian acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit anak berlakon: Sang Gatotkaca sebagai simbol keberanian, keteladanan, dan semangat generasi muda Indonesia.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan bekerja sama dengan Direktorat Kebudayaan UI berharap sni budaya menjadi bagian proses tumbuh kembang anak Indonesia. (***)

Sumber: Humas Direktorat Kebudayaan UI
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Sadis! OPM Yahukimo Bantai Tiga Warga Sipil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom