RUZKA INDONESIA — Kodam Jaya meluruskan simpang siur informasi mengenai keberadaan ratusan sepeda motor trail jenis Kawasaki KLX yang terparkir di lahan terbuka kawasan Jalan Inspeksi BKT, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).
Pihak TNI AD menegaskan bahwa kendaraan roda dua tersebut bukan bagian dari kendaraan dinas maupun inventaris resmi milik TNI yang ditelantarkan, melainkan unit milik mitra pengadaan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya, Letkol (Arh) Noor Iskak, menjelaskan bahwa ratusan unit motor trail tersebut tengah dalam proses penyiapan sebelum didistribusikan ke wilayah operasional di Indonesia Timur.
“Kendaraan motor trail tersebut merupakan milik mitra pengadaan kendaraan untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan), yang diperuntukkan bagi kebutuhan operasional Batalyon Teritorial Pembangunan (Batalyon TP) di wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua,” ujar Noor Iskak dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Tahap Penyiapan Sebelum Distribusi
Noor Iskak membeberkan, keberadaan armada motor di kawasan Tarumajaya, Bekasi tersebut berkaitan langsung dengan alur logistik, pengadaan, serta penyiapan teknis unit sebelum dikirimkan ke satuan penerima.
Oleh karena itu, Kodam Jaya meminta publik maupun insan pers untuk memahami konteks alur pengadaan barang tersebut agar tidak timbul spekulasi atau persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Sepeda motor tersebut bukan merupakan milik TNI dan tidak terkait dengan kendaraan dinas TNI saat ini. Keberadaannya di lokasi tersebut dalam konteks proses pengadaan dan dukungan operasional,” jelas Noor.
Ia menekankan pentingnya verifikasi fakta dan konfirmasi berimbang dalam menyampaikan narasi ke ruang publik.
“Kami berharap klarifikasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan serta penyempurnaan pemberitaan sebelumnya, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, berimbang, dan sesuai dengan fakta yang telah terverifikasi,” tuturnya.
Bantahan Keterkaitan Program MBG dan Narasi Pemilik Lahan
Sebelumnya, video yang memperlihatkan ratusan sepeda motor trail terparkir di lahan terbuka beralaskan tanah dan dekat tumpukan material/sampah viral di media sosial.
Spekulasi bermula dari unggahan akun Threads @cookyea pada Minggu (18/10/2026), yang mempertanyakan apakah kendaraan tersebut merupakan unit motor listrik untuk mendukung armada operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dugaan spekulatif terkait program MBG tersebut kemudian sempat diluruskan oleh pemilik lahan, Yanto (62). Namun, Yanto sempat memberikan keterangan keliru dengan menyebut bahwa motor-motor tersebut merupakan unit dinas TNI yang transit sementara sebelum dikirim ke Surabaya.
“Sebenarnya itu bukan motor MBG, tapi motor untuk dinas TNI di Surabaya. Motor-motor itu dititipkan di sini karena mau dicat,” klaim Yanto saat ditemui di lokasi, Selasa (20/10/2026).
Keterangan Yanto mengenai status kepemilikan armada tersebut akhirnya terpatahkan setelah Kodam Jaya memberikan penjelasan resmi mengenai kepemilikan riil unit—yakni milik vendor/mitra Kemhan—serta peruntukan akhirnya untuk Batalyon TP di Papua.
Dengan adanya rincian penjelasan dari Kodam Jaya ini, spekulasi yang mengaitkan ratusan motor trail tersebut dengan program MBG maupun tuduhan penelantaran aset dinas TNI secara resmi telah diluruskan. (***)
Jurnalis: Egi
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gma.com



Komentar