RUZKA INDONESIA — Sebanyak 297 ekor hewan penular rabies (HPR) berhasil mendapatkan vaksin rabies dalam kegiatan vaksinasi massal yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Adapun kegiatan tersebut digelar pada 14 Agustus 2026 bersamaan dengan sterilisasi hewan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) tingkat Kota Depok.
Sebanyak 353 ekor HPR hadir untuk mengikuti vaksinasi, namun setelah melalui pemeriksaan dan skrining kesehatan, 297 ekor dinyatakan memenuhi persyaratan untuk divaksinasi.
Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, mengatakan pemeriksaan sebelum vaksinasi dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sehingga vaksin dapat diberikan secara tepat.
โAlhamdulillah, sudah digelar 14 Agustus bersamaan dengan sterilisasi yang merupakan rangkaian HUT ke-81 RI tingkat Kota Depok,โ ucap Dadan, Selasa (25/08/2026).
Dari 297 ekor HPR yang divaksinasi, terdiri dari 255 ekor kucing, 41 ekor anjing, dan satu ekor otter. Sementara itu, 41 ekor hewan belum dapat divaksinasi karena belum memenuhi persyaratan kesehatan, terdiri dari 40 ekor kucing dan satu ekor sugar glider.
โVaksinasi rabies bukan hanya untuk melindungi hewan peliharaan, tetapi juga melindungi keluarga dan masyarakat dari risiko penularan rabies,โ jelas Dadan.
Perkuat Pencegahan Rabies
Menurut Dadan, antusiasme masyarakat membawa hewan peliharaan untuk mengikuti vaksinasi menjadi langkah positif dalam memperkuat pencegahan rabies di Kota Depok.
Ia mengingatkan pemilik hewan agar tidak menjadikan vaksinasi massal sebagai satu-satunya kesempatan untuk memberikan vaksin.
Pemilik hewan perlu memastikan vaksinasi rabies dilakukan secara rutin dan berkala sesuai anjuran tenaga kesehatan hewan.
โJangan menunggu ada kasus. Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Kami mengajak para pemilik hewan untuk bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan peliharaannya, termasuk memastikan vaksin rabies diberikan secara rutin,โ terang Dadan.
Ia menambahkan, pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pemilik hewan, komunitas pecinta hewan hingga masyarakat luas.
Melalui kegiatan tersebut, DKP3 Kota Depok terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan sebagai bagian dari upaya melindungi keluarga dan lingkungan dari risiko penularan rabies.
โLindungi hewan peliharaan, lindungi keluarga, dan bersama-sama kita wujudkan Depok bebas rabies,โ pungkas Dadan. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com












