RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, bergerak cepat mengantisipasi dampak abu vulkanik yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Sukamakmur.
Sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, jajaran Kecamatan Sukamakmur bersama Muspika dan dua Puskesmas membagikan masker kepada masyarakat, Senin (07/09/2026).
Pembagian masker dilakukan di depan Kantor Kecamatan Sukamakmur dengan menyasar warga yang melintas, khususnya pengendara sepeda motor dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Plt. Camat Sukamakmur, Andri Rahman mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi sekaligus upaya melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat paparan partikel abu vulkanik.
โIni kita sudah mendapatkan instruksi dari Bupati Bogor bahwa abu vulkanik sudah sampai ke wilayah Kabupaten Bogor, bahkan ke Sukamakmur. Hari ini kita bersama Muspika dan dua puskesmas, Sukadamai dan Sukamakmur, melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat,โ ujar Andri.
Bahaya Partikel Abu Vulkanik
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menggunakan masker karena belum menyadari bahaya partikel abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama bagi pernapasan.
โMemang masih banyak yang tidak menggunakan masker dan belum sadar bahwa partikel abu vulkanik sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan,โ jelasnya.
Andri juga mengimbau masyarakat Sukamakmur yang harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan perlindungan yang memadai, seperti masker dan kacamata, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Selain itu, sebagai langkah antisipasi, kegiatan pembelajaran bagi anak-anak di wilayah Sukamakmur dilaksanakan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni 7 dan 8 September 2026.
โKita berharap mudah-mudahan abu vulkanik segera habis dan kondisi kembali aman. Mudah-mudahan hari Rabu sudah aman,โ ungkapnya.
Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas. Untuk itu, warga diminta tidak mengabaikan penggunaan masker, kacamata, maupun alat pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan selama abu vulkanik masih berpotensi mengganggu kualitas udara.
โKetika berkendaraan atau melaksanakan aktivitas di luar ruangan, kami berharap masyarakat menggunakan masker, kacamata, bahkan APD yang cukup. Ini untuk menjaga kesehatan kita dan mengantisipasi dampak negatif abu vulkanik,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar