Iran membalas dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan dan fasilitas militer AS.
RUZKA INDONESIA–Baru-baru ini Amerika Serikat (AS) menyerang sejumlah provinsi di Iran selatan dan menewaskan 35 orang serta melukai lebih dari 300 lainnya, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Iran.
Kepala hubungan masyarakat kementerian Iran, Hossein Kermanpour, mengatakan di platform media sosial X, Rabu (15/07), bahwa dua perempuan dan seorang remaja termasuk di antara para korban.
Provinsi Hormozgan di Iran selatan serta Provinsi Sistan dan Baluchestan di Iran tenggara mencatat jumlah korban terbanyak, dengan 72 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit, tambah Kermanpour.
Angkatan Darat Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya bahwa tujuh tentara tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan yang terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat, yang menargetkan sebuah garnisun di Bampur County, Provinsi Sistan dan Baluchestan.
Militer AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap provinsi-provinsi di Iran selatan selama beberapa hari terakhir, dengan mengeklaim bahwa serangan tersebut merupakan respons atas tindakan angkatan bersenjata Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz dan bertujuan untuk “melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial.”
Iran membalas dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan dan fasilitas militer AS di kawasan Asia Barat.(*/Xinhua)
Editor: Amiruddin






Komentar