RUZKA INDONESIA — Bupati Bogor Rudy Susmanto melantik Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) dan memimpin penandatanganan pakta integritas bagi aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat penugasan sebagai kepala sekolah (Kepsek) dan kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Kamis (05/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kepala desa, kepala puskesmas, maupun kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang sama, yakni menjadi pelayan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Para kepala Puskesmas maupun Kepsek SD dan SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, tentunya hari ini kita lantik. Mereka adalah para pelayan masyarakat, sama seperti kami. Kami mengharapkan ada sebuah perubahan besar dalam penyelenggaraan pemerintahan agar dapat melayani masyarakat dengan baik,” ujar Rudy.
Ia juga secara khusus mengingatkan para kepala Puskesmas agar mengedepankan pelayanan yang ramah, humanis, dan profesional kepada masyarakat.
“Layani masyarakat dengan baik dan ramah, karena masyarakat kita adalah pimpinan-pimpinan kita,” tegasnya.
Berdiskusi dengan Kepala Desa
Selain agenda pelantikan dan penyerahan SK, Rudy juga memanfaatkan kunjungannya untuk berdiskusi bersama para Kades di Kecamatan Tanjungsari terkait sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah pada 2027.
Ia menyebutkan, beberapa prioritas pembangunan yang perlu segera dipersiapkan meliputi perbaikan jalan, pembangunan jembatan, serta pembenahan saluran irigasi guna mendukung sektor pertanian.
Menurut Rudy, Kecamatan Tanjungsari memiliki potensi pertanian yang cukup besar dengan hamparan area persawahan yang luas. Karena itu, ketersediaan dan kondisi jaringan irigasi harus menjadi perhatian serius agar produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga.
“Di Kecamatan Tanjungsari ini kita memiliki potensi di bidang pertanian, dengan area persawahan yang cukup luas. Saluran irigasi harus segera dibenahi. Salah satunya aliran Sungai Ciliwung dan Cibening yang sedang berproses untuk penanganan penahanannya, termasuk bendungan yang harus segera direvitalisasi,” ungkapnya.
Rudy berharap, melalui penguatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan infrastruktur, seluruh wilayah Kabupaten Bogor dapat berkembang lebih baik.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh perangkat daerah agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara tepat dan berkelanjutan. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar