RUZKA INDONESIA — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kembali menghadirkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis.
KB gratis akan hadir di 11 kecamatan di Kota Depok yang berlangsung mulai 27 Oktober hingga 5 November 2026.
Pelayanan gratis tersebut digelar melalui Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) dengan berkolaborasi bersama Puskesmas setempat guna memudahkan masyarakat mengakses layanan kontrasepsi.
Layanan ini menyediakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), yaitu Intrauterine Device (IUD) dan implan. Setiap kecamatan mendapat kuota 30 akseptor IUD dan 30 akseptor implan, sehingga total kuota mencapai 660 akseptor untuk seluruh wilayah Depok.
โKami mengajak Pasangan Usia Subur (PUS) di Depok untuk memanfaatkan layanan gratis ini. Metode IUD dan implan sangat efektif dan aman untuk mengatur jarak kelahiran,โ ujar Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Citra Indah Yulianty, Kamis (22/10/2026).
Dimulai Pada 27 Oktober
Pelayanan KB gratis dimulai pada 27 Oktober di PKM Limo dan PKM Cipayung. Selanjutnya, pada 28 Oktober, layanan tersedia di UPTD PKM Pancoran Mas, PKM Bojongsari, dan PKM Bedahan di Kecamatan Sawangan.
Pada 29 Oktober, pelayanan KB gratis akan berlangsung di PKM Kemirimuka, Kecamatan Beji.
Berikutnya, pada 30 Oktober, pelayanan Kb gratis digelar di PKM Sukatani, Kecamatan Tapos, PKM Cimanggis, dan PKM Kalimulya, Kecamatan Cilodong.
Rangkaian pelayanan KB gratis berlanjut pada 2 November di PKM Cinere dan berakhir pada 5 November di UPTD PKM Sukmajaya.
Untuk mendaftar, masyarakat cukup membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), kemudian menyerahkannya ke puskesmas tujuan sesuai jadwal pelayanan.
โProgram ini hadir untuk membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana. Sebab, Keluarga Berencana adalah pilihan cerdas untuk masa depan yang lebih baik,โ pungkas Citra. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar