Info Sehat Nasional
Beranda ยป Berita ยป Bonte Cari Pahala Hadirkan Layanan Kesehatan Tradisional Gratis di Harmoni Angklung

Bonte Cari Pahala Hadirkan Layanan Kesehatan Tradisional Gratis di Harmoni Angklung

Owner Bonte Holistic, Chandra Wahyu befoto bersam dengan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, Halimah (istri Muhammad Qodari) dan Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Semangat kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada sesama mewarnai peringatan Hari Angklung Nasional yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di Mall Depok Town Square, Ahad (11/10/2026).

Di tengah kemeriahan acara yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut, Program Roadshow Bonte Cari Pahala hadir membawa misi kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan tradisional holistik secara gratis bagi masyarakat Depok dan sekitarnya.

Kehadiran Bonte Cari Pahala bukan sekadar memeriahkan sebuah perayaan, melainkan menjadi wujud nyata bahwa kebahagiaan dapat tumbuh dari kepedulian sederhana: meluangkan waktu, memberikan perhatian, dan membantu sesama yang membutuhkan.

Melalui layanan kesehatan gratis, program ini berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong sebagai kekuatan bangsa.

Pembina Program Bonte Cari Pahala, Ibu Halimah Qodari, istri Dr. Muhammad Qodari, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, mengungkapkan kebahagiaannya dapat hadir dan menyaksikan langsung semarak kegiatan tersebut.

Bawa Isu Kejahatan AI ke Komdigi, PWI Jabar dan JHB Siapkan Langkah Perlindungan Masyarakat

Ia mengirimkan tim Bonte Cari Pahala yang dipimpin Chandra Wahyu untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

โ€œBagi saya, kegiatan kemanusiaan seperti ini memiliki makna yang sangat mendalam. Kebahagiaan tidak selalu datang dari apa yang kita miliki, tetapi juga dari apa yang dapat kita berikan kepada orang lain. Ketika kita bisa membantu seseorang merasa lebih baik, kembali beraktivitas, dan menjalani hari dengan penuh harapan, di situlah kita merasakan arti sesungguhnya dari kepedulian,โ€ ujar Ibu Halimah Qodari.

Menurutnya, semangat Bonte Cari Pahala harus terus dirawat melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbuat baik, bergandengan tangan, dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

โ€œJangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apa pun. Satu uluran tangan, satu perhatian, dan satu tindakan tulus bisa menjadi sumber harapan bagi orang lain. Saya berharap Bonte Cari Pahala dapat terus melangkah, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan mengajak semakin banyak orang untuk bersama-sama menebarkan manfaat. Karena ketika kebaikan dilakukan bersama, dampaknya akan jauh lebih besar,โ€ ungkapnya.

Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja bagi 1.600 Calon Peserta di Sukabumi

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Halimah Qodari turut didampingi kedua putrinya yang ikut menyosialisasikan rangkaian kegiatan Bonte Cari Pahala 2026.

Kehadiran keluarga ini memperlihatkan bahwa nilai kemanusiaan bukan hanya tentang sebuah program, tetapi juga tentang keteladanan dan semangat berbagi yang dapat ditumbuhkan dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

Chandra Wahyu: Kami Hadir untuk Membantu, Bukan Sekadar Menyelenggarakan Kegiatan

Pemimpin Tim Bonte Cari Pahala, Chandra Wahyu, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas sambutan masyarakat serta dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada Minggu pagi, Dr. Muhammad Qodari sempat hadir untuk melihat jalannya acara dan memastikan kesiapan tim Bonte Cari Pahala.

Namun, beliau tidak dapat mengikuti kegiatan hingga selesai karena harus kembali menjalankan agenda di Istana Jakarta.

Peringati World Rabies Day 2026, Pemkot Jaktim Sediakan Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Hewan Gratis

Bagi Chandra, kehadiran dan dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh tim untuk terus menjalankan misi pelayanan dengan sepenuh hati.

โ€œBagi kami, setiap warga yang datang membawa keluhan bukan sekadar peserta kegiatan. Mereka adalah saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian, bantuan, dan kesempatan untuk kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Karena itu, kami berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin, dengan ketulusan, rasa hormat, dan semangat untuk membantu,โ€ ungkap Chandra Wahyu.

Dalam kegiatan di Depok, Chandra bersama tim yang terdiri atas Ustad Tajudin, Syarif, Didu, dan Iyang memberikan layanan kesehatan tradisional kepada sejumlah warga dengan keluhan yang berkaitan dengan pergerakan tubuh.

Keluhan nyeri pinggang menjadi salah satu masalah yang paling banyak ditemui, disusul berbagai keluhan pada bagian tubuh lain yang dapat mengganggu kenyamanan dan mobilitas sehari-hari.

Menurut Chandra, pengalaman bertemu langsung dengan masyarakat menjadi pengingat bahwa akses terhadap pelayanan dan perhatian kesehatan merupakan hal yang penting bagi kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan pelayanan yang humanis, tim berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat, pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi tubuh, serta dorongan untuk menjaga kesehatan secara bertanggung jawab.

โ€œKami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Ada banyak orang yang peduli dan bersedia hadir untuk membantu. Bonte Cari Pahala ingin menjadi bagian dari gerakan kebaikan itu. Kami mungkin tidak bisa menyelesaikan semua persoalan, tetapi kami percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menjadi awal dari perubahan yang berarti,โ€ tutur Chandra.

Pelayanan kesehatan tradisional holistik ini ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat. Penanganan dilakukan sesuai kemampuan dan kewenangan praktisi, dengan tetap mengutamakan keselamatan penerima layanan serta menganjurkan pemeriksaan tenaga medis apabila keluhan memerlukan evaluasi atau penanganan medis lebih lanjut.

Apresiasi PWI Depok: Kolaborasi yang Menghadirkan Manfaat Nyata

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansyah.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim Roadshow Bonte Cari Pahala, khususnya Ibu Halimah Qodari, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendukung masyarakat melalui layanan kesehatan tradisional holistik secara gratis.

โ€œKami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Halimah Qodari beserta seluruh tim Bonte Cari Pahala. Kehadiran mereka memberikan nilai tambah bagi kegiatan Hari Angklung Nasional di Depok. Bukan hanya memeriahkan acara, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,โ€ ujar Rusdy Nurdiansyah.

Ia menegaskan bahwa PWI Depok mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut.

โ€œKami berharap semangat Bonte Cari Pahala tidak berhenti di Depok. Semoga gerakan ini terus berkembang, semakin banyak masyarakat yang terbantu, dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut berkontribusi. PWI Depok akan terus mendukung inisiatif kemanusiaan yang membawa manfaat nyata bagi warga,โ€ terangnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Ibu Halimah Qodari secara simbolis menyerahkan suvenir kepada Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansyah, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.

Melanjutkan Perjalanan Kebaikan ke Bandung dan Kota-Kota Berikutnya

Setelah kegiatan di Depok, Roadshow Bonte Cari Pahala 2026 dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung pada Sabtu dan Minggu, 17โ€“18 Oktober 2026. Tim akan berpartisipasi dalam acara peringatan 108 tahun Van Deventer School yang berlokasi di Jalan Kartini No. 10, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Rangkaian roadshow ini direncanakan menjangkau sejumlah kota, yakni Depok, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan wilayah Banten.

Setiap persinggahan menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, dan mengajak masyarakat mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan.

Bagi Ibu Halimah Qodari, perjalanan ini bukan sekadar rangkaian agenda, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.

Ia berharap Bonte Cari Pahala dapat menjadi ruang kolaborasi bagi relawan, komunitas, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen bangsa yang memiliki semangat serupa.

โ€œPada akhirnya, yang ingin kita tinggalkan bukan hanya kenangan tentang sebuah acara, melainkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Mari kita jadikan kepedulian sebagai gerakan bersama. Tidak perlu menunggu menjadi besar untuk mulai berbuat baik. Mulailah dari apa yang kita mampu, dari tempat kita berada, dan dari orang-orang di sekitar kita. Semoga setiap langkah kecil ini menjadi jalan untuk menghadirkan lebih banyak harapan dan kebahagiaan bagi sesama,โ€ pungkas Ibu Halimah Qodari.

Melalui Program Roadshow Bonte Cari Pahala 2026, semangat kemanusiaan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan atau satu kota.

Dengan kolaborasi yang kuat, pelayanan yang bertanggung jawab, dan ketulusan dalam membantu sesama, gerakan ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk bergerak bersama.

Sebab, pada hakikatnya, kemanusiaan bukan hanya tentang siapa yang mampu memberi paling banyak, melainkan tentang siapa yang bersedia hadir ketika sesamanya membutuhkan.

Tentang Program Bonte Cari Pahala

Bonte Cari Pahala merupakan program kegiatan sosial yang mengusung semangat berbagi, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui rangkaian roadshow di sejumlah kota pada 2026, program ini berupaya menghadirkan layanan kesehatan tradisional holistik secara gratis bagi masyarakat sesuai cakupan layanan yang tersedia, sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial. (***)

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom