RUZKA INDONESIA — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bertekad ikut menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Adapun upaya tersebut dilakukan untuk mendorong Depok menjadi kota paling toleran pada 2027.
Memelihara toleransi, keberagaman, dan kehidupan beragama merupakan salah satu tugas yang dijalankan Badan Kesbangpol Kota Depok.
โKami bertekad Depok ini diwujudkan menjadi kota paling toleran. Mudah-mudahan pada 2027 Depok betul-betul menjadi kota paling toleran, di mana kehidupan beragama bisa berdampingan,โ ujar Kepala Bakesbangpol, Dudi Miraz saat menjadi pembina apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Jumat (16/10/2026).
Menurut Dudi, pada 2025, Kota Depok masih mendapatkan predikat sebagai kota intoleran dan masuk dalam 10 besar kota terbawah.
Dukungan Berupa Informasi
Namun, pada pertengahan tahun berikutnya, yakni 2026, Kota Depok telah berhasil keluar dari predikat tersebut.
Untuk menjaga perkembangan tersebut, Dudi meminta jajaran ASN Pemkot Depok turut memberikan informasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu toleransi dan memicu konflik di masyarakat.
โSaya mohon dukungannya berupa informasi jika ada hal-hal yang berpotensi mencederai upaya mewujudkan kota toleran atau apa pun yang bisa memunculkan konflik,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar