RUZKA INDONESIA โ Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria bersama PT PLN (Persero) meninjau kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Klaten, Jawa Tengah.
Kunjungan menjadi bagian upaya penguatan peran KDKMP sebagai penggerak ekonomi desa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Wamendes Ahmad Riza Patria mengatakan sesuai arahan Presiden, menteri, wakil menteri, dan pimpinan lembaga ditugaskan meninjau KDKMP yang telah beroperasi di seluruh Indonesia untuk memastikan subsidi negara sampai utuh dan dirasakan masyarakat.
“Hari ini, atas perintah Bapak Presiden kami melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah dibangun dan sudah diisi, bisa berjalan dan beroperasi. Bapak Presiden menghadirkan Program KDKMP ini agar bisa meningkatkan lapangan pekerjaan, produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan,” ujar Riza.
Riza menyampaikan kehadiran PLN dalam ekosistem KDKMP berperan penting mendukung operasional koperasi serta memperluas akses layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.
“Tadi dari PLN tugasnya memastikan bisa melakukan pembayaran listrik di KDKMP. Bisa beli token di KDKMP. Harga terjangkau, lebih murah dan lebih dekat. PLN ini hadir mendekat dengan warga,” ucap Riza.
Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri menegaskan PLN mendukung penuh pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik andal.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program KDKMP, PLN all out mendukung agar program ini berjalan dengan baik, salah satunya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Listrik bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi,” ujar Arsyadany.
Ia menjelaskan PLN mendorong KDKMP menjadi mitra layanan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk pembayaran tagihan dan pembelian token listrik sehingga koperasi memperoleh sumber pendapatan dari transaksi tersebut.
“Selain kelistrikan, kami juga menghadirkan bisnis recurring untuk kooperasi melalui penyediaan layanan pembelian token dan pembayaran tagihan listrik. Saat ini, sebanyak 107 KDKMP di seluruh Indonesia telah terintegrasi dengan layanan PPOB PLN, dengan total transaksi hingga hari ini mencapai lebih dari 5 ribu kali,” jelas Arsyadany.
PLN akan terus mendorong unit di seluruh Indonesia memperluas kemitraan dengan KDKMP untuk membuka peluang usaha koperasi dan kemudahan akses layanan listrik bagi masyarakat. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar