Nasional
Beranda » Berita » Pidato Prabowo dalam Sidang MPR Dinilai Kurang Menyentuh Masalah Demokrasi dan Penegakan Hukum

Pidato Prabowo dalam Sidang MPR Dinilai Kurang Menyentuh Masalah Demokrasi dan Penegakan Hukum

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/Dok RUZKA INDONESIA)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIAPIDATO kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI memang memberikan optimisme. Prabowo menyampaikan capaian keberhasilan ekonomi serta pembangunan infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Prabowo juga pamer capaian swasembada pangan dan keberhasilan menurunkan harga pupuk.

“Capaian di bidang ekonomi yang disampaikan Prabowo tidak seirama dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Sebab, temuan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) memperlihatkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah di bidang ekonomi relatif rendah,” ungkap penilaian Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga kepada RUZKA INDONESIA, Ahad (16/08/2026) siang.

Apa yang disampaikan Prabowo dinilainya juga tidak menyentuh capaian pembangunan demokrasi. Padahal temuan SMRC, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam bidang politik juga relatif rendah.

Presiden juga tidak banyak menyampaikan capaian dalam penegakan hukum. Padahal kinerja pemerintah di bidang ini berdasarkan temuan SMRC juga relatif rendah.

Digelar Polres Garut, Fun Walk Warnai Semarak Penyambutan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

“Jadi, pidato Presiden Prabowo cenderung menonjolkan keberhasilannya. Namun capaian itu terkesan kurang dirasakan masyarakat. Kemajuan bidang ekonomi misalnya, namun belum diikuti pengurangan pengangguran secara signifikan. Bahkan saat ini ada satu juta sarjana yang menganggur,” jelas mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini.

Meski begitu, program yang disampaikan Prabowo memang pro-rakyat. Namun program tersebut, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, banyak yang tidak mengapresiasinya karena banyak keanehan yang dirasakan masyarakat.

“Kasus keracunan dan korupsi di MBG dan banyak penempatan Koperasi Desa Merah Putih dinilai tidak strategis. Karena itu, meskipun program itu pro rakyat, namun masyarakat pesimis terhadap Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Ini mengindikasikan ada masalah trust masyarakat terhadap pemerintah,” imbuh Jamil.

“Jadi, agar program Prabowo yang pro rakyat itu mendapat dukungan dari masyarakat maka perlu memulihkan trust. Hal ini tentu tidak cukup dengan pidato, tapi harus melalui tindakan nyata. Program pro-rakyat itu harus benar-benar bebas dari korupsi,” lanjutnya.

Untuk itu perlu pengawasan melekat terhadap semua program pro-rakyat.

Dari NTT hingga Istana, Dirut PLN Pastikan Listrik 17 Agustus 2026 Andal 5 Lapis

“Bahkan Prabowo harus menggaransi semua programnya terbebas dari korupsi, termasuk menindak dengan tegas para koruptor,” tandas Jamil. (***/Jie)

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom