RUZKA INDONESIA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto memilih Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menurutnya, rekam jejak dan kompetensi Destry di bidang keuangan menjadi pertimbangan utama.
Prasetyo mengatakan Destry memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan. Selain latar belakang pendidikan, Destry juga telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di bidang tersebut.
“Yang pasti kan rekam jejak beliau. Rekam jejak beliau yang mulai dari ilmu, sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun kan di bidang keuangan,” kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Selain pengalaman tersebut, Prasetyo menyoroti posisi Destry yang telah dua periode menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar pertimbangan Presiden dalam memilih Destry untuk memimpin bank sentral.
“Dan beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi,” ujarnya.
Destry sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada akhir Juli 2026. Presiden Prabowo kemudian mengajukan Destry sebagai calon Gubernur BI untuk menggantikan Perry.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai nama calon Deputi Gubernur Senior BI yang disebut-sebut berasal dari kalangan internal BI, Prasetyo memilih tidak mengungkapkannya. Termasuk ketika menanyakan apakah Aida S. Budiman menjadi calon Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro menjadi calon Deputi Gubernur BI.
Prasetyo meminta publik menunggu pengumuman dari DPR. Prasetyo menegaskan pemerintah menyerahkan proses penyampaian nama calon tersebut kepada DPR sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kita tunggu dari… biar DPR yang menyampaikan. Saya sudah janji untuk tidak menyampaikan,” tandas Prasetyo. ***
Yoyok BP
yoyokbp@gmail.com











Komentar