RUZKA INDONESIA โ Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Menurutnya, hanya melalui kerja keras bersama, Kemkomdigi dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.
Penegasan itu disampaikan Meutya saat membuka Komdigi Karnaval 2026 di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI di lingkungan Kemkomdigi.
Meutya mengatakan sejarah membuktikan kemerdekaan lahir dari persatuan. Nilai yang sama harus menjadi fondasi budaya kerja di Kemkomdigi. Setiap unit kerja dituntut meninggalkan ego sektoral dan memperkuat sinergi.
โKemerdekaan lahir dari persatuan. Target utama seluruh rangkaian kegiatan ini adalah membangun rasa kebersamaan. Kita tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat. Tanpa persatuan, Indonesia tidak akan pernah merdeka,โ ujar Meutya.
Meutya menekankan persatuan tidak boleh berhenti sebagai slogan. Semangat itu harus diterjemahkan menjadi kolaborasi nyata dalam setiap program dan kebijakan.
Ia meminta seluruh pimpinan menjadi teladan dalam membangun kerja sama lintas unit agar organisasi bergerak lebih efektif, adaptif, dan memberi manfaat besar bagi masyarakat.
โSetelah bersatu, kita harus bekerja sama. Kemerdekaan dibangun dan dijaga melalui kerja sama. Ini menjadi tanggung jawab seluruh pimpinan untuk memberi contoh kepada timnya,โ katanya.
Menkomdigi juga mengingatkan perjalanan Indonesia mempertahankan kemerdekaan hingga usia 81 tahun adalah hasil kerja keras yang tak pernah berhenti. Semangat itu harus tercermin dalam etos kerja setiap insan Kemkomdigi.
โKerja keras tanpa pamrih akan selalu memiliki arti. Jangan khawatir, kerja keras Bapak dan Ibu akan tercatat dengan baik dan menjadi perhatian pimpinan,โ ujarnya.
Ia meminta pegawai tetap bekerja profesional dan memberikan hasil terbaik, meski kontribusinya tidak selalu terlihat di ruang publik.
Komdigi Karnaval 2026: Kompetisi untuk Persatuan
Meutya menegaskan Komdigi Karnaval bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang mempererat komunikasi, membangun kekompakan, dan memperkuat budaya organisasi di tengah proses transformasi Kemkomdigi.
โKompetisi itu baik. Namun kompetisi harus berujung pada persatuan, bukan saling menjatuhkan. Siapa pun yang menang adalah kemenangan Komdigi,โ tegasnya.
Meutya berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti di acara seremonial, tetapi menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
โMari bekerja dengan gembira. Semoga semangat kebersamaan yang kita bangun hari ini menjadi bekal untuk menghasilkan karya, inovasi, dan pelayanan publik yang semakin baik,โ tuturnya.
Komdigi Karnaval 2026 diikuti pimpinan dan pegawai seluruh unit kerja Kemkomdigi. Rangkaian kegiatan berlangsung hingga peringatan HUT Ke-81 RI melalui kompetisi olahraga, seni, dan kegiatan kebersamaan keluarga besar Kemkomdigi. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com







Komentar