Nasional
Beranda ยป Berita ยป 5 Juta Akun Anak Dibatasi Demi Ruang Digital Aman

5 Juta Akun Anak Dibatasi Demi Ruang Digital Aman

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan PP Tunas tidak hanya mengatur pembatasan usia pengguna, tetapi juga mewajibkan setiap platform digital melakukan penilaian risiko terhadap layanan yang mereka sediakan. Hal itu disampaikan Meutya, dalam Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) di Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dunia Meutya/Dok. Kemkomdigi)

RUZKA INDONESIA โ€“ Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).mulai berdampak. Sebanyak lima juta akun anak telah diturunkan aksesnya atau dibatasi oleh berbagai platform digital sebagai bagian upaya memperkuat pelindungan anak di ruang siber.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam Forum Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) di Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Meutya mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan penyelenggara platform digital sejak PP Tunas memasuki tahap implementasi pada 28 Maret 2026.

โ€œMelalui kerja sama dengan platform digital, saat ini sudah terdapat penurunan sekitar lima juta akun anak. Angka ini memang masih kecil dibandingkan target yang ingin kita capai, tetapi dalam skala global merupakan salah satu capaian yang signifikan,โ€ ujar Meutya Hafid.

Menurut Meutya, perlindungan anak di ruang digital semakin penting. Indonesia kini memiliki sekitar 235 juta pengguna internet. Dari jumlah tersebut, lebih dari 81 persen merupakan generasi muda, termasuk anak-anak dan Generasi Z.

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Depok

Berdasarkan data pemerintah, 48 persen anak Indonesia pernah mengalami cyberbullying. Tercatat lebih dari 21 ribu kasus kekerasan terhadap anak, dengan 46 persen terjadi di lingkungan rumah maupun satuan pendidikan.

โ€œDigitalisasi yang berkembang sangat cepat membuat tantangan perlindungan anak semakin kompleks. Karena itu negara harus hadir melalui regulasi yang mampu memberikan perlindungan nyata,โ€ kata Menkomdigi.

PP Tunas Wajibkan Penilaian Risiko Platform

Meutya menjelaskan, PP Tunas tidak hanya mengatur pembatasan usia, tetapi juga mewajibkan platform melakukan penilaian risiko. Cakupannya meliputi fitur chat, paparan konten tidak layak, desain yang memicu kecanduan, dampak kesehatan mental, keamanan data, hingga monetisasi data anak.

โ€œKami ingin platform ikut berubah. Jadi bukan hanya melarang anak membuat akun, tetapi platform juga memperbaiki desain layanannya agar lebih aman bagi anak,โ€ ujarnya.

Stafsus Wapres Tina Talisa Apresiasi Transformasi Layanan Digital PLN Jakarta

Sebagai contoh, Roblox telah menonaktifkan fitur percakapan otomatis bagi pengguna Indonesia di bawah 16 tahun. Akses hanya bisa dibuka dengan persetujuan orang tua.

Pemerintah juga mendorong platform menerapkan teknologi verifikasi usia seperti age inferencing, verifikasi berbasis foto, hingga analisis perilaku pengguna.

โ€œTeknologinya sudah tersedia. Tinggal bagaimana platform mau berinvestasi agar proses verifikasi usia benar-benar berjalan efektif,โ€ katanya.

Gernas RANA Libatkan Lintas Sektor

Menko PMK Pratikno menuturkan Gernas RANA dirancang untuk memastikan anak mendapat perlindungan di keluarga, sekolah, ruang publik, hingga ruang digital.

Pemerintah Dorong Rekrutmen Berbasis Skill, Bukan Hanya Ijazah

โ€œDampak negatif ruang digital tidak hanya terhadap kesehatan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif dan kesehatan mental anak,โ€ tuturnya.

Pratikno menekankan keberhasilan Gernas RANA butuh peran media massa untuk edukasi dan kontrol sosial. Hadir pula Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Mendukbangga Wihaji, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, dan para Pemimpin Redaksi media nasional. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom