RUZKA INDONESIA — Peristiwa pergeseran tanah yang mengakibatkan longsor di Kampung Saung Kaler, RT 05 RW 02, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Selasa (28/07/2026) mendapat perhatian serius dari banyak pihak.
Sebagai bentuk sinergi dalam penanganan bencana alam, berkaitan dengan kejadian tersebut personel Polsek Banjarwangi Polres Garut Jawa Barat (Jabar) bersama unsur Forkopimcam dan instansi terkait melaksanakan pengecekan lokasi pergeseran tanah.
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Banjarwangi, Kepala Desa Bojong, Bhabinkamtibmas Desa Bojong, anggota Tagana Kecamatan Banjarwangi, anggota Satpol PP Kecamatan Banjarwangi, aparatur Desa Bojong, serta warga sekitar.
Longsor dipicu oleh pergeseran tanah pada area yang sebelumnya telah mengalami retakan sehingga menyebabkan saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan bagi area persawahan dan perkebunan warga mengalami kerusakan.
Akibatnya, ungkap Kapolsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan, aliran air menuju lahan pertanian terputus dan menyebabkan areal sawah serta perkebunan di wilayah tersebut mengalami kekeringan.
Ia menyebutkan, kendati tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun area pertanian warga tersebut mengalami longsor sepanjang sekira 70 meter dengan lebar sekira 20 meter.
“Kami bersama pemerintah kecamatan dan desa langsung melakukan pengecekan lokasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memastikan kondisi masyarakat tetap aman setelah kejadian.” ujar Ipda Ipar Suparlan, saat ditemui awak media.
Gotong Royong Lakukan Perbaikan
Menghadapi kondisi tersebut, warga diajak bergotong royong melakukan perbaikan sementara saluran irigasi dan memperkuat tanah di sekitar lokasi menggunakan pancang sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi longsor susulan.
โSelain itu petugas juga mengimbau masyarakat agar berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan yang mungkin terjadi sewaktu waktu,โ tutur Kapolsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan.
Ia menambahkan, Polsek Banjarwangi akan terus berkoordinasi dengan Forkopimcam serta dinas terkait guna percepatan penanganan dampak bencana dan memberdayakan masyarakat dalam upaya pemulihan sementara di sekitar lokasi terdampak.
โKehadiran Polri bersama pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak bencana,โ pungkas Ipda Ipar Suparlan. (***)
Jurnalis: Ridwan
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar