RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama 74 yayasan penyelenggara RSSG di Balai Kota Depok, Jumat (12/06/2026).
Wali Kota Depok, Supian Suri, didampingi Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, serta jajaran terkait mengatakan, program RSSG merupakan keberlanjutan dari tahun sebelumnya yang telah berjalan dengan baik.
Pada tahun ini, jumlah sekolah untuk program RASA yang terlibat kembali bertambah, dari 47 menjadi 52 sekolah.
โProgram RSSG ini ikhtiar Pemkot dalam memperluas pendidikan yang bermutu. Kami lakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat melalui dukungan layanan pendidikan,โ ujar Wali Kota Depok, Supian Suri.
Menurut Supian, terdapat penambahan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam program RSSG tahun ini. Selain itu, jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Raudhatul Athfal (RA) juga mulai bergabung.
โSebelumnya ada 47 RSSG, tahun ini tambah lima menjadi 52 sekolah. Kemudian ada 22 jenjang PAUD dan RA yang juga bergabung. Total ada 74 sekolah yang melakukan MoU dan berkomitmen bersama-sama memajukan pendidikan di Kota Depok,โ jelasnya.
Jawab Kebutuhan Masyarakat
Lanjut Supian, keberadaan sekolah swasta gratis menjadi salah satu solusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pendidikan berkualitas, namun terkendala keterbatasan daya tampung di sekolah negeri.
โSehingga sekolah swasta menjadi salah satu solusi yang kita ambil untuk mengakomodir harapan mereka yang ingin sekolah di SMP Negeri, tetapi tetap gratis dan bermutu tentunya,โ terangnya.
Melalui program RSSG, Pemkot Depok berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang terhambat mengakses pendidikan karena alasan biaya maupun tidak tertampung di sekolah negeri.
โMudah-mudahan dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi siswa yang tidak bersekolah karena tidak masuk SMP Negeri dan tidak memiliki biaya. Semua kita akomodir, kita bantu, dan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa kita penuhi,โ harap Supian. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar