RUZKA INDONESIA — Ada dua jenis mahasiswa saat mendekati wisuda, yang masih ribut revisi skripsi sambil menyalahkan dosen pembimbing, dan yang diam-diam sudah duduk manis di kursi wisudawan terbaik. Vina Ayuningtryas jelas masuk kategori kedua.
Mahasiswi asal Majalengka itu sukses bikin iri satu aula saat Wisuda Periode XVIII Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya pada 10 Mei 2026 lalu.
Bukan cuma karena toga dan selempangnya tampak rapi tanpa kusut, tapi juga karena IPK yang ia bawa nyaris bikin kalkulator minder: 3,99.
Iya, 3,99. Tinggal seupil lagi menuju angka sempurna yang biasa cuma muncul di mimpi mahasiswa semester tua.
Vina merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Brawijaya.
Selain menyabet IPK tertinggi, ia juga tercatat sebagai lulusan dengan masa studi tercepat di periodenya.
Sebuah kombinasi yang dalam dunia perkuliahan sering teranggap mitos, setara dengan โmahasiswa titip absen tapi tetap paham materiโ.
FINAL FIX BENERAN
Di tengah kultur kampus yang akrab dengan drama deadline, kopi sachet tengah malam, dan folder revisi bernama โFINAL FIX BENERANโ, capaian Vina terasa seperti tamparan halus bagi mereka yang masih percaya sistem kebut semalam adalah jalan ninja akademik.
Prosesi wisuda sendiri berlangsung khidmat. Rektor Prof. Widodo hadir memimpin jalannya sidang terbuka wisuda.
Namun, di antara ratusan wisudawan yang datang dengan senyum lega dan kantung mata tipis, nama Vina jadi salah satu yang paling menyita perhatian.
Buat warga Majalengka, pencapaian ini jelas bukan sekadar kabar bahagia biasa.
Saat stereotip bahwa anak daerah sering dipandang sebelah mata saat bersaing, Vina justru datang membawa bukti, kemampuan akademik tidak terentukan dari asal kota, tapi dari ketahanan menghadapi tugas, revisi, dan mungkin juga godaan rebahan.
Karena pada akhirnya, IPK tinggi memang keren. Tapi lulus cepat sambil hampir sempurna? Itu bukan cuma prestasi. Itu ancaman bagi mahasiswa yang masih bilang, โSantai, semester depan juga kelar.โ (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar