RUZKA INDONESIA — Tingkat pengangguran terbuka di Kota Depok pada 2025 tercatat sebesar 6,52 persen.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mendorong lahirnya wirausaha baru sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran yang masih menjadi tantangan pembangunan daerah.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menyampaikan, kondisi pengangguran di Kota menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus memperkuat program ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
โUpaya penurunan angka pengangguran harus terus diperkuat melalui penciptaan wirausaha baru, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan program-program di sektor tenaga kerja,โ ujar Chandra saat Rapat Paripurna DPRD Depok, Jumat (27/03/2026).
Menurut Chandra, pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi efektif dalam membuka lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, Pemkot Depok juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan daya saing tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja.
โPeningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan keterampilan, dan daya saing angkatan kerja harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,โ jelasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Depok optimistis dapat menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar